Menjalin Usaha Bersama

logo

Awas..! Janji Palsu Lolos Jadi Pegawai, KAI Daop 7 Tegaskan Seluruh Proses Seleksi Tanpa Pungutan Biaya ‎

Rabu, 4 November 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan seluruh proses rekrutmen pegawai secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.

‎Menanggapi kasus modus penipuan rekrutmen pegawai KAI yang sedang berproses hukum di Polres Madiun, Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa tersangka bukanlah pegawai atau karyawan PT KAI (Persero).

‎Bahkan, dapat dipastikan seluruh atribut yang digunakan oleh pelaku yakni mulai dari seragam PT KAI, kartu identitas (ID card) PT KAI, hingga pakaian dinas yang diduga dikenakan oleh tersangka—adalah palsu.

‎“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum atau pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI,” ujarnya, Rabu 4 November 2026.

‎Menurutnya, imbauan ini menguat usai jajaran Satreskrim Polres Madiun berhasil mengungkap kasus penipuan bermodus calo pekerjaan di PT KAI (Persero). Hasil penyidikan petugas berwajib tersebut, pelaku mengaku sebagai pejabat teknisi KAI bahkan sempat memberikan dokumen palsu serta meminta sejumlah uang dengan dalih biaya pelatihan dan tes kesehatan.

‎Tentu di tengah komitmennya PT KAI (Persero) untuk menyelenggarakan seluruh proses rekrutmen pegawai KAI secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi. KAI kembali mengingat seluruh masyarakat untuk semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan oleh oknum yang menjanjikan kelulusan atau kelolosan sebagai pegawai KAI dengan meminta sejumlah uang.

‎“Karena proses rekrutmen KAI sama sekali tidak dipungut biaya apa pun. Bahkan, tidak ada kewajiban membayar uang muka, biaya administrasi, atau biaya penggantian akomodasi dan transportasi,” jelasnya.

‎Perkembangan Rekrutmen Eksternal PT KAI Daop 7 Madiun

‎Tohari, melanjutkan bahwa penegasan ini juga disampaikan seiring dengan berjalannya tahapan Rekrutmen Eksternal tingkat SLTA, D3, dan D4/S1 Tahun 2026. Dari total 2.312 peserta yang mendaftar dan mengikuti tahapan tes kesehatan awal, disaring sebanyak 581 peserta yang berhasil melanjutkan ke tahap seleksi kedua, yaitu tes psikologi yang dipantau langsung oleh Vice President (VP) PT KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi.

‎Tentunya dari total peserta tes psikologi tersebut, sebanyak 141 peserta kini dinyatakan lolos dan melanjutkan ke tahapan tes wawancara. Jajaran managemen KAI Daop 7 Madiun terus mengingatkan agar para peserta senantiasa percaya pada kemampuan diri sendiri, dan menjaga integritas tanpa mengandalkan bantuan oknum tertentu.

Informasi Resmi Rekrutmen KAI

‎Selain itu, tentunya guna menghindari kerugian dan melindungi masyarakat dari modus penipuan serupa, PT KAI mengimbau publik untuk selalu berpedoman pada saluran informasi resmi perusahaan:

‎-Situs Resmi: Seluruh informasi lowongan dan pendaftaran hanya diakses secara mandiri melalui karier.kai.id.

‎-Tanpa Berkas Fisik: KAI tidak pernah menerima berkas lamaran fisik melalui pos maupun instansi di luar ketentuan situs resmi.

‎-Waspada Travel Palsu: Waspadai modus penipuan yang mewajibkan pemesanan akomodasi/transportasi melalui agen perjalanan tertentu yang diklaim sebagai bagian seleksi.

‎-Transparan dan Terjadwal: Seluruh tahapan seleksi (administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara, kesehatan akhir, hingga diklat) diumumkan secara transparan melalui akun resmi masing-masing peserta.

‎“Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan atau indikasi penipuan rekrutmen diminta untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat atau mengonfirmasi langsung melalui saluran resmi PT KAI,” tegas Tohari, lagi.*(hms/al)

error: