MADIUN – Deputy Vice President (Deputy VP) PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Alam Prasetyo, memimpin langsung kegiatan inspeksi atau tilik perlintasan sebidang di lintas Rejotangan–Blitar, Sabtu 24 Oktober 2026 malam dini hari.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan inspeksi lapangan secara langsung merupakan langkah penting untuk memastikan standar keselamatan, dan pelayanan benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kegiatan tersebut, tentunya merupakan wujud komitmen manajemen KAI Daop 7 Madiun untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai ketentuan.
Melalui pengecekan langsung, KAI dapat melihat kondisi nyata di lapangan, mengevaluasi penerapan prosedur, sekaligus memastikan kesiapan petugas dan fasilitas pendukung keselamatan maupun pelayanan pelanggan.
”Pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perlintasan sebidang hingga stasiun, menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencegah potensi risiko serta meningkatkan keandalan operasional,” ujarnya, Sabtu 24 Oktober 2026.
KAI ingin memastikan, lanjut dia, bahwa keselamatan tidak hanya menjadi komitmen di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kedisiplinan petugas, kepatuhan terhadap SOP, kepedulian terhadap lingkungan kerja, serta kesiapan fasilitas pelayanan.
Tentunya dengan demikian, pelanggan setia KAI dapat merasakan perjalanan kereta api (KA) yang aman, nyaman, dan didukung pelayanan yang optimal.
Melalui rangkaian inspeksi dan pengecekan tersebut, KAI Daop 7 Madiun terus memperkuat budaya keselamatan (safety culture), meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh petugas, serta memastikan fasilitas pelayanan pelanggan memenuhi standar yang ditetapkan.
”Kami berkomitmen untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan KA, meningkatkan keandalan operasional, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelas Tohari.
Dapat diinformasikan kegiatan tersebut melibatkan jajaran manajemen dan unit kerja terkait, meliputi Manajer Sumber Daya Manusia dan Umum (SDMU), Manajer Pengamanan (PAM), Manajer Humas, Quality Control (QC) Operasi 7A, QC Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (Sintelis) 7C, serta Kepala Stasiun Besar (KSB) Blitar.*(hms/al)



















