MADIUN – Saat ini, tepatnya tanggal 18 Juli, bumi ‘Kampung Pesilat Indonesia’ Kabupaten Madiun telah menginjak usia 458 tahun.
Di Hari Jadi ke-458th Kabupaten Madiun ini, telah mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja”.
”Kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-458th Kabupaten Madiun,” ujar Agung Sarianto, yang merupakan Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Sabtu 18 Juli 2026.
Menurutnya, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah (Pemda) khususnya terkait menyerapan hasil tani lokal. Selain itu, juga menjaga stabilitas harga pangan demi kemakmuran seluruh masyarakat Kabupaten Madiun.
Sebab, Perum Bulog sebagai bagian dari pilar ketahanan pangan nasional, kolaborasi dengan pemerintah, tentu akan terus memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau.
”Termasuk menjaga stabilitas harga di pasar, serta terus menyerap hasil jerih payah para petani lokal di Kabupaten Madiun,” katanya.
Ia mengungkapkan sebagai hasil sinergi dan kolaborasi yang terjalin baik selama ini, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun berhasil menorehkan capaian positif atas kinerja operasional Semester I dalam hal Pengadaan, Penyaluran Bantuan Pangan Beras, Penyaluran Minyak Goreng Rakyat serta penjualan beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga beras.
Bahkan sampai dengan kemarin, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun berhasil melakukan penyerapan gabah beras petani sebanyak 70.289 ton, setara beras atau setara 90,98% dari target nasional.
Selain itu, juga melakukan distribusi Minyak Goreng Rakyat (Minyakita) sebanyak 1.545 kilo liter, serta beras SPHP sebanyak 8.743 Ton yang sebagian besar tersalurkan melalui pedagang pengecer di pasar raktar serta kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng.
Tak hanya itu, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun juga berhasil menyelesaikan penyaluran Program Bantuan Pangan Beras sebanyak 5.835 Ton, dan Minyak Goreng sebanyak 1.167 Kilo Liter kepada 291.753 PBP di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi sebelum 30 Mei 2026.
”Saat ini tengah bersiap untuk melakukan distribusi bantuan pangan beras untuk tiga bulan alokasi berikutnya bulan Juli, Agustus dan September 2026,” jelasnya.
Agung Sarianto menambahkan bahwa momentum seperti ini, tentunya jadi peringatan Bulog sebagai suntikan semangat baru untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan, dan menjaga lumbung pangan di Kabupaten Madiun agar tetap kokoh, stabil, dan membawa keberkahan.
”Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang terjalin sangat baik selama ini antara Bulog, Pemda, dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Madiun,” tandasnya.*(hms/al)



















