Menjalin Usaha Bersama

logo

Melalui Eduspoor, KAI Daop 7 Kenalkan Dunia Perkeretaapian dan Keselamatan

Kamis, 1 Oktober 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif, menyenangkan, dan inklusif melalui kegiatan Eduspoor bersama peserta didik SLB B-C Putera Bangsa.

‎Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan kegiatan Eduspoor menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk mengenal dunia perkeretaapian secara lebih dekat, sekaligus mendapatkan pengalaman langsung mengenai berbagai layanan yang tersedia di stasiun.

‎Kegiatan tersebut diawali dengan edukasi mengenai perkeretaapian dan pengenalan berbagai profesi petugas kereta api (KA), termasuk petugas loket beserta tugas dan perannya dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

‎Tidak hanya mendapatkan penjelasan, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pencetakan tiket melalui loket box. Dengan demikian, peserta dapat memahami proses pelayanan di stasiun melalui pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan.

‎Selain pengenalan perkeretaapian, KAI Daop 7 Madiun juga memberikan sosialisasi keselamatan perjalanan KA kepada para peserta. Edukasi tersebut bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya mematuhi aturan keselamatan selama berada di lingkungan stasiun maupun saat melakukan perjalanan menggunakan KA.

‎Bahlan, para peserta dikenalkan dengan sejumlah hal penting terkait keselamatan, seperti mengikuti arahan petugas, tertib saat berada di area stasiun, memperhatikan batas aman di peron, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun perjalanan KA.

‎”Edukasi keselamatan menjadi bagian penting dalam kegiatan Eduspoor, karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya, Kamis 1 Oktober 2026.

‎Menututnya melalui Eduspoor, KAI Daop 7 Madiun tidak hanya mengenalkan KA dan berbagai profesi di dalamnya, tetapi juga mengajak peserta didik untuk memahami pentingnya keselamatan. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal bagi mereka ketika menggunakan KA maupun saat berada di lingkungan perkeretaapian.

Untuk itu, edukasi keselamatan perlu diberikan secara berkelanjutan dan dengan metode yang sesuai dengan karakter peserta didik. Melalui pendekatan yang interaktif, pesan keselamatan diharapkan lebih mudah dipahami dan diingat.

‎Tentunya, KAI ingin keselamatan disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain, mencoba langsung, sekaligus mengenal aturan yang harus dipatuhi ketika berada di stasiun dan menggunakan KA.

‎Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mengedukasi masyarakat, program Eduspoor KAI Daop 7 Madiun terus mendapat sambutan positif dari berbagai sekolah bahkan untuk sekolah dengan berkebutuhan khusus.

“Hingga Triwulan III tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 5.732 peserta dari 59 sekolah telah mengikuti dan merasakan manfaat langsung dari program edukasi perkeretaapian,” katanya.

‎‎Ia menguraikan melalui kegiatan Eduspoor ini, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan mengenai dunia perkeretaapian dan berbagai profesi petugas KA, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan, kedisiplinan, dan tertib selama menggunakan transportasi KA.

‎‎”Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi perkeretaapian yang inklusif, ramah, menyenangkan, dan berorientasi pada keselamatan, sekaligus mendukung terciptanya generasi yang semakin memahami budaya keselamatan dalam menggunakan transportasi publik,” jelasnya.*(hms/al)

error: