Menjalin Usaha Bersama

logo

Saat Gim Jadi Duta Indonesia untuk Dunia melalui MLBB M7 World Championship

Selasa, 27 Januari 2026

INDONESIA – Hari itu, lampu di Jembatan Kota Intan, Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara lebih gemerlap dari biasanya. Musik-musik juga menggema di sekitar lokasi. Ribuan pasang mata tak henti berdecak kagum, begitupun mereka yang menyaksikan melalui daring.

Tepat, 9 Januari 2026, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar membuka kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship.

Di malam itu, esports dikemas bukan hanya sekadar pertandingan gim, namun juga panggung budaya, teknologi, dan semangat kompetisi bertemu dalam satu perayaan besar bertajuk Rise as One.

Opening Ceremony M7 menandai dimulainya M7 World Championship, turnamen dunia Mobile Legends edisi ketujuh. Tapi lebih dari itu, malam itu menjadi semacam penanda perjalanan panjang MLBB dari gim yang dimainkan di ponsel, hingga menjelma menjadi salah satu olahraga kompetitif paling digemari di Indonesia.

“M7 menempatkan Indonesia di pusat panggung esports dunia. Dalam beberapa pekan ke depan, dunia tidak hanya akan menyaksikan tim-tim terbaik MLBB bertanding, tetapi juga melihat semangat, kreativitas, dan energi Indonesia. Melalui teknologi dan kompetisi, Indonesia dapat dilihat, didengar, dan dirayakan oleh audiens global.

“Kami mengapresiasi peran MOONTON Games dalam membangun ekosistem esports yang profesional, berkelanjutan, dan berkelas dunia. Malam ini, biarkan dunia melihat Indonesia. Selamat datang di M7,” ujar Irene Umar saat membuka MLBB M7 World Championship.

Indonesia sendiri memiliki jutaan pemain yang ikut berkontribusi dalam eksistensi MLBB sebagai gim dunia. Untuk itu, M7 menjadi momen kembalinya seri M ke Tanah Air setelah terakhir digelar pada M4. Pemerintah Indonesia sendiri bakal terus mendukung esports sebagai pilar pendorong ekonomi kreatif dunia.

“Maka dari itu, Kementerian Ekonomi Kreatif selalu memperkuat posisi Indonesia tak sebatas pusat pertumbuhan subsektor gim, tetapi juga membuat semua players bahkan ekosistemnya menjadi yang terdepan. Let the world see Indonesia! Let us put Indonesia on the map across all subsector karena pejuang ekraf sudah siap mendunia,” tegas Wamen Ekraf Irene.

Kembali ke panggung, enam puluh penari dari berbagai daerah tampil dalam satu rangkaian pertunjukan. Gerak tari dari Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Papua berpadu, diselingi sentuhan visual modern dan musik yang menggema. Di beberapa bagian, tokoh-tokoh mitologi Nusantara hadir mengingatkan bahwa akar budaya tetap hidup, bahkan di tengah panggung esports dunia.

Salah satu yang paling menyita perhatian ialah saat lagu tema M7 dikumandangkan. Satu per satu, bendera 16 tim peserta dikibarkan. Menariknya, bendera tersebut dibawa oleh Gatotkaca, tokoh wayang yang kini dikenal generasi muda sebagai hero MLBB.

Pertandingan demi pertandingan terus terlaksana selama beberapa pekan, sebelum akhirnya Grand Final antara tim esports tuan rumah Alter Ego dengan tim tamu asal Filipina, Aurora pada Minggu 25 Januari 2026.

Meski turnamen tahun ini milik Aurora, namun penampilan kompetitif Alter Ego sejak awal menunjukkan posisi kekuatan Indonesia dalam persaingan esports di tingkat internasional.

Kembali disampaikan Wamen Ekraf Irene Umar, industri gim dan esports adalah industri yang nyata, tumbuh bersama komunitasnya. “Dan hari ini kita bangga melihat tim Indonesia menonjol di panggung dunia,” ujar Irene Umar.

Meski bukan menjadi pemenang, bagi Wamen Ekraf, Alter Ego tetap menjadi pemenang di hati masyarakat Indonesia. “Kehadiran mereka di final, dan antusiasme fanbase yang luar biasa, menunjukkan bahwa ekosistem esports Indonesia kuat, berpotensi berkelanjutan, dan menjadi new engine of growth bagi ekonomi kreatif,” terangnya.

Tak jauh berbeda dengan pembukaan, partai akhir dari kompetisi ini juga diisi dengan rangkaian M7 Carnival. Menghadirkan berbagai subsektor ekonomi kreatif lokal, seperti kuliner, musik hingga produk kreatif, semuanya dikemas untuk memberikan pengalaman lengkap bagi pengunjung. Festival ini juga menampilkan pop‑up store resmi Mobile Legends, zona interaktif, serta beragam UMKM Indonesia.

Prince Faisal bin Bandar bin Sultan Al Saud, President of the International Esports Federation (IESF) mengatakan, sejak kompetisi ini dimulai, MLBB menjadi gim dengan jumlah pemain yang besar serta berpengaruh di dunia. Dengan disaksikan lebih dari lima juta penonton daring dan ribuan penonton langsung di arena pertandingan, event ini menegaskan tingginya antusiasme publik dan kuatnya budaya gim serta esports di Tanah Air.

M7 World Championship 2026 membuktikan bahwa Indonesia mampu memaksimalkan event esports berskala dunia sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus memperkuat daya saing global, mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045, dan menegaskan gim serta esports sebagai subsektor strategis ekonomi kreatif.*(sumber:ekraf.go.id)

error: