MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus menegaskan komitmennya tak hanya sebagai penyedia jasa transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi serta pariwisata daerah.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa komitmen KAI ini diwujudkan melalui program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” yang dihadirkan sebagai pilihan perjalanan wisata menarik bagi masyarakat.
Program yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu ini, merupakan buah dari sinergi kuat antara KAI Daop 7 Madiun dengan dua belas Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Timur.
Diantaranya Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten/Kota Blitar.
“Kolaborasi aktif ini, tentunya juga melibatkan Dinas Pariwisata (Dispar) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setempat,” ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Tujuannya jelas:
Mengingat, lanjut dia, memanfaatkan jaringan perkeretaapian ini sebagai moda transportasi utama, yakni untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berkelanjutan, inklusif, dan sarat nilai edukasi bagi masyarakat.
Sebab itu, ‘Rail Tour Jawa Timur’ dirancang untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang unik, dan terintegrasi. Program itu, secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun yakni dengan kenyamanan moda transportasi kereta api atau KA.
Tentunya sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat dalam menikmati waktu luang, atau momen liburan bersama keluarga. Perjalanan wisata ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi yang nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya lokal. Karena jaringan perkeretaapian di wilayah Daop 7 Madiun, siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru yang berkesan di Jawa Timur.
”Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. KAI mengundang masyarakat, komunitas, hingga instansi pendidikan untuk merasakan pengalaman berwisata dengan cara yang berbeda, seru, sekaligus edukatif melalui open trip ini,” katanya.
Paket Unggulan:
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjelajah ‘Bumi Bung Karno Blitar’ di Jawa Timur, yakni sebagai bagian dari komitmen mendorong pariwisata daerah.
Untuk itu, KAI Daop 7 Madiun kini membuka layanan ‘Open Trip Rail Tour Blitar’ yang akan dilaksanakan pada Kamis 16 Juli 2026. Salah satu unggulan yang sangat diminati untuk wisata edukasi keluarga ini, adalah ‘Paket Wisata Kota Bumi Bung Karno Blitar’ Jawa Timur.
Paket dibanderol dengan tarif mulai Rp385.000 per orang. Layanan ini tersedia dengan titik keberangkatan (start) dari Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono, Stasiun Tulungagung dan Stasiun Kediri.
Fasilitas Termasuk (Include):
Tiket KA PP menggunakan KA Gajayana untuk keberangkatan, dan KA Malabar untuk kembalinya, Tour Guide, Angkutan Lanjutan (Feeder), dan HTM tempat wisata.
“Adapun destinasi utama adalah Makam Bung Karno, Pantai Tambakrejo, dan Kampung Cokelat,” jelasnya.
Menurutnya untuk pendaftaran sangat mudah, yakni masyarakat yang ingin bergabung dalam keseruan ‘Open Trip Rail Tour Blitar’ ini dapat melakukan pendaftaran dengan cara yang sangat praktis:
1. Scan Barcode pendaftaran yang tertera pada materi publikasi resmi KAI Daop 7 Madiun, atau
2. Menghubungi nomor handphone Tim Marketing Daop 7 Madiun di 0811 2021 0007
Untuk itu, KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat segera memanfaatkan program Rail Tour ini sebagai sarana berlibur bersama keluarga maupun rekan kerja.
Tentunya dengan memilih transportasi KA untuk berwisata, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman liburan yang aman dan bebas macet.
“Tetapi, juga turut berkontribusi dalam mendukung UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) wisata lokal, serta menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan,” tandasnya.*(hms/al)



















