MADIUN – Jelang akhir tahun 2025, Polres Madiun sampaikan capaian cemerlang terkait kinerja atau pelaksanaan tugas hingga pemberian reward terhadap anggota polri berprestasi melalui konferensi pers bertempat di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres setempat.
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan bahwa capaian hasil penindakan dugaan kasus tindak pidana selama 2025 ini adalah terjadi di wilayah hukum Polres Madiun.
Sesuai kita lihat bersama-sama dalam data tersebut, terdapat 30 lebih kasus. Bahkan banyak sekali kejadian di wilayah Kabupaten Madiun, termasuk juga modus operandinya bermacam-macam.
Misalnya ada pelaku yang mengaku anggota Polri, sehingga korbannya tertipu. Tidak hanya itu, termasuk juga ada yang mengaku pihak keamanan dan sebagainya.
“Jadi, kami mengimbau untuk selalu berhati-hati. Apabila nomor yang menghubungi dengan tidak jelas, maka bisa menyebabkan penipuan,” katanya, Senin 29 Desember 2025.
Terkait keberhasilan kasus tindak pidana penipuan, lanjut Kapolres, pihaknya juga berhasil melakukan penangkapan kepada berapa pelaku, dan ada juga yang masih terkendala. Karena memang server tidak hanya di Indonesia saja, tapi juga ada yang di luar negeri.
Misalkan terkait kasus yang beberapa kita tangkap, alhamdulillah berkaitan dengan penipuan online yang kita rilis. “Kemudian kita tangkap, dan selanjutnya dikembalikan untuk kerugiannya kepada korbannya,” terangnya.
Terkait operasi lilin Nataru 2025/2026, AKBP Kemas mengimbau kepada masyarakat di dalam merayakan tahun baru nanti tidak ada yang eforia, kemudian tidak ada yang menjalankan kembang api, petasan, ataupun konvoi-konvoi kendaraan sampai dengan pagi.
Untuk itu, rekan-rekan atau masyarakat yang menikmati tahun baru cukup dengan berdo’a, saling berkumpul dengan keluarga, dan mungkin aktivitas positif lainnya.
Mengingat kembang api, sudah di antisipasi dini hingga mensosialisasikan baik itu ke Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya.
Termasuk Babinkamtibmas kita, bahkan di imbau juga masyarakat tidak ada yang menyalakan petasan ataupun menyalakan kembang api di malam tahun baru.
“Alhamdulillah dapat masukan dari Pemda Kabupaten Madiun. Karena untuk kegiatan di Kabupaten Madiun sendiri, kita juga ada do’a bersama di tahun baru ini,” jelas Kapolres.*(al/madiuntourism.com



















