Menjalin Usaha Bersama

logo

Dampak Gempa Bumi, 2 Kereta Wilayah Daop 7 Madiun Alami Keterlambatan

Sabtu, 12 September 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/ (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas kelambatan kedatangan dua perjalanan kereta api (KA) yang menuju wilayah Daop 7 Madiun.

‎Hal ini akibat adanya pemberhentian luar biasa (BLB) menyusul yakni berdasarkan informasi BMKG terjadi gempa bumi pada Sabtu (12/9) pukul 04.26 WIB dengan kekuatan Magnitudo 6,5 dengan gentaran terasa di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Demikian disampaikan Tohari, manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Sabtu 12 September 2026.

Sebab, keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api (KA) merupakan prioritas utama KAI. Sebagai langkah kehati-hatian, KAI melakukan pemberhentian luar biasa terhadap seluruh KA yang melintas di wilayah terdampak, termasuk dua KA yang menuju Daop 7 Madiun.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi prasarana jalur, khususnya jembatan dan bangunan hikmat, dalam kondisi aman sebelum perjalanan dilanjutkan,” ujar Tohari.

‎Menurutnya pemeriksaan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Jalan dan Jembatan (JJ). Setelah seluruh pemeriksaan selesai, pada pukul 05.04 WIB lintas wilayah Daop 6 Yogyakarta dinyatakan aman dan perjalanan kereta api dapat kembali dilanjutkan.

Adapun dua perjalanan KA yang terdampak kelambatan adalah:

1. PLB 144B Madiun Jaya: terlambat 46 menit.

2. KA 150 Singasari: terlambat 29 menit.

“KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Setiap keputusan operasional yang kami ambil semata-mata untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan,” jelasnya.

‎Tohari menambahkan, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan KA.*(hms/al)

error: