Menjalin Usaha Bersama

logo

Dampak Gangguan Operasional KA BIAS, 5 KAJJ Alami Keterlambatan

Sabtu, 8 Agustus 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI  (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun merilis terkait gangguan sarana yang dialami kereta api (KA) Bandara Adi Soemarmo (BIAS) dengan nomor Plb 577A relasi Madiun – Adi Soemarmo, Sabtu 8 Agustus 2026.

‎Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bermula pada pukul 08.21 WIB, ketika Pusat Pengendali Operasi KA (PUSDALOPKA) Daop 7 Madiun menerima informasi dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) / Masinis KA Plb 577A (BIAS) relasi Madiun – Solo (Mn-Smo) mengalami gangguan engine.

Posisi rangkaian KA BIAS saat itu, berhenti luar biasa (BLB) di Km 170+2 jalur hilir petak jalan Madiun – Magetan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, gangguan pada rangkaian tersebut, disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem kontrol kelistrikan.

“Sebab itulah, kami atas nama KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan KA Plb 577A (BIAS) serta perjalanan KA lain yang terdampak,” ujarnya.

Akibat insiden itu, lanjut dia, berdampak keterlambatan pada beberapa perjalanan KA Jarak Jauh atau KAJJ lain di lintas tersebut, yakni:

-KA 161 (Bangunkarta) berangkat Madiun 08.43 mengalami keterlambatan 21 menit.

‎-KA 89 (Gaya Baru Malam Selatan) berangkat 09.03 mengalami keterlambatan 13 menit.

‎-KA 274 (Kahuripan) berangkat Magetan 09.04 mengalami keterlambatan 18 menit.

‎-KA 81B (Sancaka) berangkat Madiun 09.31 mengalami keterlambatan 28 menit.

‎-KA 278 (Sri Tanjung) berangkat Magetan 09.31 mengalami keterlambatan 8 menit.

Tentunya sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan dan kenyamanan penumpang, KAI Daop 7 Madiun langsung mengambil langkah cepat untuk menangani para pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan KA Plb 577A (BIAS):

-Sebagian penumpang dialihkan perjalanannya menggunakan KA BIAS (KA 573B) yang diberangkatkan dari Madiun pukul 11.35 WIB.

-Sebanyak 18 orang penumpang dipindahkan ke KA Sancaka.

‎-Sebagian penumpang lainnya memilih untuk melakukan pembatalan tiket (refund).

‎Menurutnya, kejadian ini membuat ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan setia KAI akibat adanya kendala teknis tersebut. Karena itulah, KAI Daop 7 Madiun langsung bergerak cepat di lapangan untuk melakukan penanganan serta memberikan solusi terbaik bagi para penumpang, baik pengalihan perjalanan maupun proses refund.

‎”Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan sarana dan prasarana guna mencegah terulangnya kejadian serupa, serta senantiasa mengutamakan keselamatan dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh pengguna jasa KA,” jelas Tohari.*(hms/al)

error: