Menjalin Usaha Bersama

logo

Sosialisasi Keselamatan Kereta, KAI Daop 7 juga Saluran Bantuan TJSL di Nganjuk

Minggu, 2 Agustus 2026

MADIUN – Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda, PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mensosialisasikan keselamatan Perjalanan Kereta Api (Perka) bertempat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Huda Bogo, Dusun Kedung Banteng, Desa Bogo, Kec/Kabupaten Nganjuk, Sabtu 1 Agustus 2026.

‎Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 315 siswa-siswi, dan 10 orang guru MI setempat. Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kampanye keselamatan berkelanjutan yang digalakkan oleh KAI.

‎Edukasi difokuskan pada penanaman pemahaman kepada anak-anak mengenai aturan di lingkungan perkeretaapian, seperti bahaya bermain di sekitar jalur rel, pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta budaya disiplin saat berada di perlintasan sebidang KA.

“Edukasi sejak usia dini, merupakan langkah strategis dalam membentuk budaya keselamatan di masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, anak-anak adalah agen perubahan yang sangat efektif. Melalui sosialisasi ini, KAI ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa jalur KA bukanlah tempat bermain, melainkan area steril yang bahayanya sangat tinggi.

KAI berharap siswa-siswi di MI Al Huda Bogo ini tidak hanya menerapkan disiplin untuk diri sendiri, tetapi juga ikut mengingatkan teman dan keluarga di rumah. Sebab, keselamatan perjalanan KA bukan hanya tugas KAI, melainkan tanggung jawab kita bersama.

“Tentunya dengan keterlibatan aktif masyarakat dan sektor pendidikan, kita dapat menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang KA maupun di sepanjang jalur rel,” katanya.

Dalam kegiatan ini, lanjut dia, Tim Pengamanan (PAM) KAI Daop 7 Madiun hadir secara langsung memberikan materi edukatif yang interaktif.

Materi yang disampaikan meliputi larangan beraktivitas atau bermain di dekat jalur rel, bahaya melempari KA, hingga mengimbau agar selalu waspada dan ‘BERTEMAN’ (Berhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan) saat akan melintasi perlintasan sebidang.

‎Selain kegiatan sosialisasi keselamatan, KAI Daop 7 Madiun juga menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa paket peralatan ibadah untuk mendukung sarana dan prasarana di lingkungan sekolah/madrasah tersebut.

‎”Melalui sinergi antara edukasi keselamatan dan bantuan sosial ini, kami berharap dapat terus mendukung sektor pendidikan sekaligus mewujudkan perjalanan KA yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat,” jelas Tohari.*(hms/al)

error: