Menjalin Usaha Bersama

logo

Program TJSL, KAI Daop 7: Tak Hanya Bisnis, Tapi juga Berikan Manfaat Nyata

Kamis, 23 Juli 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan lingkungan melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Program Bina Lingkungan tahun 2026.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, dengan didampingi oleh Tim TJSL Daop 7 Madiun, Manager Sintel, serta Manager Jalan Rel dan Jembatan.

Penyaluran bantuan ini fokus pada peningkatan sarana ibadah serta fasilitas pendidikan di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun. Program TJSL ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Kami berkomitmen tidak hanya berfokus pada operasional dan pelayanan bisnis kereta api (KA), tetapi juga memberikan manfaat nyata dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Tohari, manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rabu 22 Juli 2026.

Sementara itu, KH. Miftahul Huda, selaku pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Kanzul Ulum, dan Ketua MUI Kota Madiun menyampaikan apresiasi dan menyambut baik sinergi ini, karena dinilai sangat bermanfaat langsung bagi santri dan kesejahteraan lingkungan.

‎Rincian Penyaluran Bantuan TJSL

Adapun Bantuan Program Bina Lingkungan yang disalurkan meliputi yakni:

‎-Sarana dan Prasarana Ibadah: Penyaluran dana sebesar Rp30.225.000 untuk pengadaan sarana dan prasarana ibadah di Pondok Pesantren Kanzul Ulum.

‎-KAI EDUFRIEND: Penyaluran dana sebesar Rp20.920.000 melalui program KAI EDUFRIEND untuk mendukung Pembangunan Gedung STAINU Madiun.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat mendukung terciptanya sarana ibadah yang lebih layak serta menunjang peningkatan kualitas fasilitas pendidikan tinggi di wilayah Madiun dan sekitarnya,” katanya.*(hms/al)

error: