MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun penyelenggaraan Webinar Series bertajuk “Produktif Tanpa Narkotika dan Alkohol Demi Menjaga Karier dan Masa Depan”, Kamis (7/5).
Hal ini sebagai wujud nyata bahwa KAI Daop 7 Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api (KA), yakni melalui upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan alkohol di lingkungan kerja.
“Integritas dan kesehatan personel adalah fondasi utama perusahaan serta menegaskan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan KAI,” ujar Ali Afandi, vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun saat menyampaikan pengarahan.
Sehingga, imbuh dia, tak ada alasan bagi siapa pun untuk mencoba maupun menyalahgunakan narkoba. Sebesar apa pun kemampuan ekonomi seseorang, penyalahgunaan narkoba tetap hanya akan membawa dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, dan perusahaan.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Kediri Yudha Wirawan, menjelaskan secara komprehensif mengenai bahaya narkotika.
”Meski secara medis beberapa jenis narkotika memiliki fungsi kesehatan, penyalahgunaannya tetap merupakan ancaman serius yang harus diperangi bersama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk waspada terhadap berbagai modus peredaran baru, seperti:
-Penyalahgunaan melalui cairan vape berbahaya.
-Penggunaan Nitrous Oxide atau yang dikenal dengan sebutan “whip pink”.
Pemeriksaan Tes Urine, Hasil Negatif
Sebagai bentuk tindakan preventif dan pengawasan melekat, rangkaian acara ditutup dengan pemeriksaan tes urine bagi para peserta.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh petugas, baik di bagian pelayanan, operasional, maupun administrasi, berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima.
”Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan alkohol maupun narkotika,” katanya.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memberikan rasa aman kepada pelanggan.
Sebab, keselamatan perjalanan KA adalah prioritas utama KAI, yang tidak bisa ditawar. Melalui kegiatan edukasi dan tes urine berkala ini, KAI ingin memastikan bahwa seluruh personel KAI Daop 7 Madiun benar-benar bersih dari pengaruh zat terlarang.
“Kami tidak memberikan toleransi sedikit pun bagi siapa saja yang terbukti melanggar, karena disiplin dan profesionalisme adalah kunci pelayanan prima bagi masyarakat,” jelasnya.
Tohari, menambahkan KAI Daop 7 Madiun berharap seluruh pekerjanya dapat terus produktif dan menjaga karier serta masa depan dengan menjauhi gaya hidup tidak sehat, sekaligus menjamin keamanan operasional KA di wilayah Daop 7 Madiun.*(hms/al)



















