MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat terdapat dua perjalanan kereta api (KA) Malioboro Ekspres, dan KA Sancaka mengalami keterlambatan dengan total 18 menit dari waktu normal.
Dua KA ini adalah KA 170B (Malioboro Ekspres) tiba di Stasiun Kertosono pada pukul 14.17 WIB atau terlambat 13 menit, dan KA 82B (Sancaka) melintas wilayah Baron-Nganjuk pukul 14.18 WIB atau terlambat 5 menit.
“Keterlambatan dua KA tersebut, disebabkan oleh adanya kejadian yaitu dugaan aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan tak dikenal di jalur KA pada jalan antara Stasiun Baron dan Stasiun Kertosono,” ujar Tohari, manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Kamis 9 April 2026.
Menurutnya, berkat kesigapan petugas pengamanan Stasiun Kertosono yang merupakan wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun, pelaku dugaan percobaan bunuh diri ini berhasil digagalkan. Untuk dilakukan penanganan intensif, pelaku diserahkan kepada petugas Polsek Kertosono.
KAI Daop 7 Madiun kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel, karena selain membahayakan diri sendiri juga dapat mengganggu perjalanan KA. Sebab, jalur ini merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional KA.
Disamping itu, KAI juga mengutamakan keselamatan perjalanan KA dan keselamatan jiwa manusia. Karena itu, tindakan cepat masinis dan petugas di lapangan adalah menjadi kunci dalam mencegah terjadinya insiden yang lebih fatal.
“Tentunya, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungan sekitar. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan di jalur KA, maka segera melaporkan kepada petugas terdekat,” katanya.
Tohari, mengungkapkan kejadian ini terdeteksi pada pukul 14.00 WIB yqkni setelah masinis KA Malioboro Ekspres relasi dari Stasiun Purwokerto-Malang melaporkan adanya seseorang tak dikenal yang berada dalam posisi tiduran di tengah rel, dan diduga akan melakukan percobaan aksi bunuh diri.
Setelah menerima laporan dari masinis, petugas segera melakukan langkah cepat dengan menghentikan laju kereta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, serta berkoordinasi dengan petugas pengamanan.
“KA Malioboro Ekspres kemudian berhenti luar biasa (BLB) di KM 97+900 pada pukul 14.03 WIB, guna mengantisipasi pergerakan orang tersebut ke arah kereta. Setelah situasi dinyatakan aman, perjalanan KA kembali dilanjutkan pada pukul 14.12 WIB,” tandasnya.*(hms/al)



















