MADIUN – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun melaksanakan penganugerahan pemenang lomba inovasi teknologi (Inotek) dan pameran inovasi bertempat di halaman kampus UNS (Universitas Sebelas Maret) di Kota Caruban.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yakni mulai digelar sejak Kamis hingga Jumat, 16-17 Juli 2026 ini, diikuti sejumlah peserta pameran inovasi, baik kategori pelajar se-Kabupaten Madiun maupun dari organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Madiun.
Kepala Bapperida Kabupaten Madiun, Sodiq Hery Purnomo, menyampaikan kegiatan ini digelar berdasarkan amanah dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, merupakan payung hukum yang mengatur pembaruan dalam penyelenggaraan Pemda untuk meningkatkan kinerja, pelayanan publik, dan daya saing daerah.
Selain itu, juga tindaklanjut Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 Tahun 2024 tentang Inovasi Daerah. Selanjutnya, disposisi Bupati Madiun tertanggal 22 Juni 2026 tentang perihal pelaksanaan lomba Inotek Kabupaten Madiun.
”Ini bertujuan mendorong Pemda agar lebih kreatif, dan proaktif dalam menciptakan terobosan baru untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya disela penyampaian laporan kegiatan tersebut, Kamis 16 Juli 2026.
Untuk itu, lanjut Sodiq, bahwa Pemda Kabupaten Madiun melalui Bapperida Kabupaten Madiun ingin memotivasi dan memfalitasi perangkat daerah/OPD, masyarakat, inovator-inovator dalam rangka menciptakan ide-ide kreatif di bidang teknologi yang solutif.
Sehingga, nantinya dapat menjawab permasalahan-permasalahan daerah khususnya di Kabupaten Madiun serta meningkatkan yang mungkin berkaitan dengan inovasi daerah Kabupaten Madiun seperti kegiatan saat ini yang dilaksanakan di halaman kampus UNS di Kota Caruban.
“Disamping itu, kita juga ingin memacu perkembangan Inotek daerah, mempercepat, dan memudahkan dengan bekal transparansi layanan kepada masyarakat,” katanya.
Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, menegaskan terkait antusiasme peserta lomba Inotek daerah dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-458th Kabupaten Madiun ini, merupakan bentuk kepedulian seluruh masyarakat kita untuk memajukan Kabupaten Madiun adalah dengan inovasi.
Karena dengan era digital seperti saat ini, jika Kabupaten Madiun tanpa berinovasi? Tentu akan sulit untuk berkembang dengan baik, makanya Pemda Kabupaten Madiun berharap dengan inovasi akan betul-betul bisa menjadikan Kabupaten Madiun lebih baik dan sejahtera.
Harapan Pemda Kabupaten Madiun seperti itu, apalagi tadi ada beberapa inovasi terkait dengan pembayaran pajak sistem e-tax (electronic tax) dan kaitannya dengan pengelolaan sampah.
Kemudian pelayanan dengan masyarakat tentang kesehatan, ada juga inovasi bagaimana mengetahui mereka terkena TBC (Tuberkulosis). TBC adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.
TBC dengan hanya menganalisa dari suara batuk, sudah dapat terdeteksi. Inovasi seperti ini, insyaallah kedepannya betul-betul efisiensi yang luar biasa.
“Kalau kita harus menghadirkan dokter, kemudian alatnya, tentu sudah berapa biayanya? Ini cukup dari suara batuk saja, bisa terdeteksi untuk penangan lebih lanjut,” tandasnya.
Disela itu, Bupati Madiun’ H. Hari Wuryanto, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun’ Sigit Budiarto, Rektor UNS di Kota Caruban, Asisten, dan pimpinan OPD terkait, memotong untaian bunga melati untuk penandai pameran inovasi telah dibuka untuk umum.
Selain itu, Bupati bersama rombongan juga berkenan melakukan peninjauan sejumlah stand pameran inovasi yang masuk nominasi sebelum dilaksanakan penganugerahan pemenang lomba Inotek daerah Kabupaten Madiun.*(al/madiuntourism.com)




















