Menjalin Usaha Bersama

logo

Program Nasional, KAI Daop 7 Madiun Dapat Alokasi 13 Titik Pembangunan Pos Jaga

Senin, 31 Agustus 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api (KA) serta masyarakat sekitar melalui percepatan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mejelaskan upaya ini direalisasikan melalui pembangunan fasilitas pendukung, penguatan penjagaan, serta kolaborasi intensif bersama pemerintah dan masyarakat.

‎Sebagai bagian dari program nasional yang mencakup 190 titik prioritas peningkatan keselamatan tahun 2026 di berbagai wilayah operasi KAI, wilayah kerja Daop 7 Madiun telah mendapatkan alokasi sebanyak 13 titik. Bahkan, pekerjaan yang saat ini tengah direalisasikan meliputi pembangunan pos jaga perlintasan sebidang.

‎”Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga penanganannya dilakukan secara terukur agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya untuk penanganan perlintasan sebidang dilakukan secara terukur, yakni berdasarkan pemetaan kondisi dan tingkat kebutuhan di lapangan.

Di wilayah kerja Daop 7 Madiun juga terdapat 13 titik pembangunan pos jaga perlintasan sebidang yaitu:

‎1. JPL 295 KM 200+303 antara Stasiun Minggiran-Papar

‎2. JPL 299A KM 206+105 antara Stasiun Papar-Purwoasri

3. JPL 301 KM 210+243 antara Stasiun Purwoasri-Kertosono

‎4. JPL 303 KM 211+793 antara Stasiun Purwoasri-Kertosono

5. JPL 294A KM 199+645 antara Stasiun Minggiran-Papar

6. JPL 266 KM 174+122 antara Stasiun Kras-Ngadiluwih

7. JPL 218 KM 138+131 antara Stasiun Rejotangan-Ngunut

8. JPL 209 KM 130+327 antara Stasiun Blitar-Rejotangan

9. JPL 182 KM 117+186 antara Stasiun Garum-Blitar

10. JPL 174 KM 113+137 antara Stasiun Talum-Garum

‎11. JPL 172 KM 112+389 antara Stasiun Talum-Garum

12. JPL 171 KM 111+973 antara Stasiun Talum-Garum

‎13. JPL 123 KM 153+637 antara Stasiun Caruban-Babadan

Bahkan selain memperkuat infrastruktur fisik dan fasilitas keselamatan, KAI juga terus meningkatkan kesiapan serta kompetensi 52 calon petugas penjaga pintu perlintasan di lapangan. Mengingat efektivitas keselamatan di perlintasan sebidang, tentunya sangat bergantung pada kedisiplinan bersama.

‎”Karena itulah, keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh operasional perkeretaapian. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati, dan mematuhi aturan saat melintas,” katanya.

Tohari menambahkan, KAI selain mengajak dan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan, juga wajib mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang.

‎”Karena kedisiplinan bersama seperti berhenti sebelum melewati perlintasan, melihat ke kanan dan ke kiri, memastikan kondisi aman, serta tidak menerobos palang pintu merupakan kunci utama dalam mencegah risiko kecelakaan,” tegasnya.*(hms/al)

error: