Menjalin Usaha Bersama

logo

Event Spasma2026, Dukcapil Kabupaten Madiun Buka Stand Layanan Dokumen Kependudukan

Senin, 22 Juni 2026

MADIUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membuka layanan dukumen kependudukan di tiga lokasi berbeda dalam festival kebudayaan dan pariwisata tahunan yakni event Spasma (Sepasar Ing Madiun) tahun 2026.

Layanan dokumen kependudukan di zona Selatan digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458th Kabupaten Madiun ini, yakni mulai Senin 22 sampai dengan Minggu 28 Juni 2026 bertempat di Lapangan Desa Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Untuk layanan dokumen kependudukan melalui stand Spasma, di buka mulai pukul 17.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Di waktu berikutnya, Dukcapil juga akan membuka kembali layanan dokumen kependudukan di zona Tengah yakni bertempat di Lapangan Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun pada Rabu 1 sampai dengan Selasa 7 Juli 2026. Berlanjut ke zona Utara pada Jum’at 10 sampai dengan Minggu 19 Juli 2026 yakni bertempat di Alun-Alun Reksogati Caruban.

Untuk itu, diimbau seluruh masyarakat Kabupaten Madiun yang belum memiliki dokumen kependudukan, segera melakukan pengurusan baik melalui stand layanan di event Spasma Hari Jadi Kabupaten Madiun tahun 2026. Bahkan, layanan dokumen kependudukan bisa dilakukan ke kantor desa/kelurahan masing-masing.

“Selain itu, juga bisa melalui mobil keliling layanan ‘Leladi Sesami’, atau di MPP (mal pelayanan publik) yang ada dilingkungan Pendopo Muda Graha,” ujar Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Madiun’ Didik Hariyanto melalui Sayogya, selaku Plt Sekretaris Dinas (Sekdin) Dukcapil, yang juga Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kabupaten Madiun, Senin 22 Juni 2026.

Menurutnya, Dukcapil membuka layanan dokumen kependudukan mulai dari perekaman KTP (kartu tanda penduduk) pemula, cetak KTP rusak/foto diri blur/hilang, cetak/pembaruan KIA (kartu identitas anak), cetak/pembaruan/pecah KK (kartu keluarga), cetak AK (akta kelahiran/kematian), proses IKD (identitas kependudukan digital), cetak Pindah Datang/Keluar, dan lainnya.

Namun, jika masyarakat Kabupaten Madiun tidak sempat melakukan pengurusan dokumen kependudukannya di stand Dukcapil Lapangan Sareng atau Spasma, bisa mengurus melalui online Senopati. Hal ini, tentunya juga sudah bisa semua mengurus lewat online tersebut.

Tapi, kalau masyarakat yang mau tatap muka dapat dilayani melalui kantor desa/kelurahan masing-masing, bisa menggunakan hasil inovasi Dukcapil yaitu ‘Sarapan Pecel’. Masyarakat Kabupaten Madiun bisa langsung ke desa/kelurahan masing-masing untuk mengurus dokumen kependudukannya.

“Jadi, pengurusan dokumen kependudukan baik melalui MPP Dukcapil, Stand Spasma, kantor desa/kelurahan, mobil keliling layanan ‘Leladi Sesami’, tentu kualitasnya sama. Bahkan, gratis alias tidak dipungut biaya sepeser pun,” katanya.

Ia mengungkapkan jika tidak bisa mengurus dokumen kependudukan di stand Spasma, MPP Dukcapil, layanan keliling ‘Leladi Sesami’, maka masyarakat bisa melalui program Bupati Madiun yakni ‘Bahana Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera), yang merupakana kegiatan bakti sosial hingga aksi gerakan gotong royong bersama masyarakat.

Disela event itu, salah satunya terdapat pelayanan umum yaitu pengurusan dokumen kependudukan melalui Dukcapil Kabupaten Madiun. Sebab, Dukcapil selalu hadir di ‘Bahana Bersahaja’ untuk memberikan pelayanan dokumen kependudukan kepada masyarakat.

Selain itu, Dukcapil juga turun langsung ke masyarakat atau sistem ‘jemput bola’ dengan kendaraan ‘Leladi Sesami’. Dukcapil telah menjadwal setiap Sabtu dan Minggu, layanan keliling ke tempat-tempat keramaian atau ruang publik yang ada di Kabupaten Madiun.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, tolong segera urus dokumen kependudukannya. Ini mumpung ada event Spasma, silakan berdatangan untuk menyerbu stand layanan Dukcapil. Dukcapil siap melayani masyarakat yang datang ke lokasi event Spasma,” jelasnya.

Sayogya, juga menguraikan bahwa prediksi pengurusan dokumen kependudukan terbanyak adalah terkait pergantian KK, karena adanya momen kelulusan sekolah. Terkait status pendidikan segera untuk di ubah. Misalkan pendidikan anaknya di ubah menjadi apa?

Sehingga, kedepan datanya valid bahwa pendidikan di Kabupaten Madiun status S3 berapa, S2 berapa, S1 berapa dan seterusnya, tentu program pemerintah minimal SMA segera terwujud. Untuk itu, Dukcapil hadir dalam pekan Spasma ini yakni untuk melayani masyarakat Kabupaten Madiun.

“Terkait dokumen kependudukan. Jika, persyaratannya lengkap dan benar, paling lama dapat di proses selama 15 menit sudah jadi dokumen kependudukan,” terangnya.

Manfaat Memiliki IKD

Ia menyampaikan syukur alhamdulillah bahwa IKD, kini sudah bisa untuk pengurusan terkait perbankan khususnya di wilayah Kabupaten Madiun. Artinya, bilamana ada warga yang akan mengurus terkait perbankan, ternyata tidak membawa KTP fisik, maka cukup menunjukkan IKD.

Selanjutnya sudah dapat di proses oleh petugas bank. Sebab, di IKD Dukcapil ini sudah terdapat menu berbagai layanan. Silakan warga Kabupaten Madiun tidak usah bingung-bingung mendatangi stand Dukcapil di Spasma. Melalui IKD akan lebih mudah, dan cukup membawa handpohone (HP) dengan paket data yang cukup.

“Proses melalui pinnya berapa? Lalu di masukan. Mengurus apa? Mungkin akta kelahiran, tinggal tombol saja akta kelahiran. Nanti tinggal mengisi nama anaknya siapa, dan fotokan buku nikah orang tua sama surat keterangan kelahiran,” terangnya.

Sayogya, menambahkan jika anak ini lahirnya di rumah sakit atau dari bidan, bisa di fotokan. Cuma dua syarat itu, sudah jadi akta kelahiran. Pengoperasian IKD, sangat mudah dan cepat. “Membuat akta kelahiran, cuma dua langkah saja. Jadi, lebih gampang dan mudah,” tandasnya.*(al/madiuntourism.com)

error: