MADIUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan olah Raga (Disparpora) Kabupaten Madiun kembali menggelar festival kebudayaan dan pariwisata tahunan yakni event Spasma (Sepasar Ing Madiun) tahun 2026.
Kali ini atau tahap satu, event Spasma digelar di zona Selatan mulai dibuka pada Senin 22 Juni 2026 sekitar pukul 19.00 WIB bertempat di Lapangan Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Event tahunan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458th Kabupaten Madiun yang setiap 18 Juli diperingati bersama oleh seluruh masyarakat Kabupaten Madiun.
Dalam event ini, Disparpora menghadirkan stand UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), pelaku Ekraf (ekonomi kreatif) yang ada di 5 kecamatan yakni Dolopo, Kebonsari, Geger, Dagangan, dan Jiwan. Selain itu, puluhan stand UMKM Desa Sareng, lapak pedagang dan pasar malam/wahana mainan dari luar daerah turut melengkapi lapangan tersebut.
Berikutnya setelah dari zona Selatan, event Spasma akan di gelar kembali di zona Tengah yakni bertempat di Lapangan Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun pada Rabu 1 sampai dengan Selasa 7 Juli 2026 nanti. Lalu waktu berikutnya bergeser ke zona Utara pada Jum’at 10 sampai dengan Minggu 19 Juli 2026 yakni bertempat di Alun-Alun Reksogati Caruban.
Disela itu, group orkes musik Om Savana serta penyanyi Rindy Safira dan kawan-kawan turut memeriahkan dengan menyanyikan sejumlah lagu hist baik campursari maupun dangdut koplo. Gelegar musik dangdut koplo plus campursari serta alunan lagu Rindy cs, membuat ratusan warga yang berjubel di depan panggung asyik berjoget bergembira ria bersama.
Pengamanan dari Polres Madiun, Kodim 0803 Madiun, dan Linmas (perlindungan masyarakat) desa setempat pun dikerahkan, bahkan turut mengawal area panggung orkes musik Om Savana. Mengingat warga yang siap berjoget mulai berjubel di depan panggung gembira.
Dalam kesempatan itu, Bupati Madiun’ H. Hari Wuryanto seusai menyampaikan sambutan, dan Wakil Bupati Madiun’ dr. Purnomo Hadi, seusai menabuh alat musik tradisional gong yakni untuk menandai pembukaan event Spasma 2026 di buka hingga 7 hari kedepan. Bupati didampingi Wakil Bupati bersama Forkopimda langsung tancap gas menyumbangkan suara emasnya hingga empat lagu untuk aksi senandung malam.
Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, menyampaikan event Spasma 2026 tahap pertama yang digelar di wilayah Selatan, syukur alhamdulillah mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Kabupaten Madiun. Kita semua berharap, mudah-mudahan selalu mendapat keberkahan dari Alloh SWT.
Event Spasma ini, insyaalloh akan dilaksanakan sampai tanggal 28 Juli 2026 nanti. Mudah-mudahan selalu lancar, tentunya sesuai harapan kita semua. Bupati juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Madiun, khususnya di wilayah selatan tetap guyub rukun.
“Insyaalloh dengan guyub rukun, kita bisa ciptakan kondisi Kabupaten Madiun yang kondusif, dan semua masyarakatnya akan sejahtera,” ujarnya disela sambutan jelang pembukaan event Spasma, Senin 22 Juni 2026 malam.
Menurutnya dengan kegiatan Spasma ini, kita tidak hanya terhibur. Tapi, juga perekonomiannya isyaalloh akan berjalan dengan baik. Tentunya pada Hari Jadi ke-458th Kabupaten Madiun ini, mudah-mudah kita semua bisa menikmati serta menjalankan amanah dari para leluhur.
Untuk itu, kepada masyarakat yang hadir di event Spasma ini berkenan ikhlas mendo’akan para leluhur kita. Mudah-mudahan para leluhur yang sudah ninggali Kabupaten Madiun untuk kita tinggali bersama ini, diterima oleh Alloh SWT dan ditempatkan di surga-nya.
Malam itu saat berada di atas panggung, Bupati bersama Forkopimda dan pimpinan OPD (organissai perangkat daerah) bersama masyarakat turut membacakan surat alfatihah. Bupati berkenan mengucapkan terima kasih doa yang di panjatkan masyarakat Kabupaten Madiun.
“Mudah-mudahan keberkahan akan sampai kepada kita semua. Insyaalloh anak-anak kita semua, juga menjadi anak-anak yang soleh dan solehah,” tuturnya.
Ia juga mengucap bismillahirrahmanirrahim Spasma 2026 untuk memperingati Hari Jadi ke-458th Kabupaten Madiun, di nyatakan di buka dan di mulai. Sesuai mass media lihat bersama, syukur alhamdulillah luar biasa sampai saat ini pada pukul 23.00 WIB, masyarakat belum buyaran.
Diharapkan event Spasma yang berlangsung selama 7 hari kedepan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Madiun, khususnya untuk perekonomian di wilayah selatan. Diharapkan kekompakan seluruh warga Kabupaten Madiun, tetap berguyuban, sehingga bagaimanapun juga gotong royong harus kita bangun.
“Karena itulah, budaya yang di wariskan kepada leluhur kita. Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan Spasma 2026 di wilayah selatan yaitu di Lapangan Desa Sareng, Kecamatan Geger,” katanya.
Disamping tetap menguri-nguri budaya, lanjut Bupati, perekonomian kita insyaalloh juga jalan. Event Spasma selama 7 hari berjalan, diharapkan ada kegiatan tauziah, sholawatan, gembrung budaya. Bahkan, semuanya dapat ditampilkan bahwa Kabupaten Madiun ini mempunyai khasanah budaya yang luar biasa, dan harus kita lestarikan.
Pemkab Madiun terus menjaga pemetaan secara merata untuk setiap event, bahkan tidak hanya Spasma ini. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Madiun, tentunya minta informasi dari seluruh masyarakat. Kita gali dari masyarakat yang mengharapkan untuk peningkatan perekonomian masyarakat.
“Mudah-mudahan event seperti ini, kan juga masukan yang positif dari seluruh masyarakat. Kita ikuti apa yang dihendaki oleh masyarakat. Insyaalloh, masyarakat Kabupaten Madiun akan mensuport,” jelasnya.*(al/madiuntourism.com)




















