Menjalin Usaha Bersama

logo

Wamen Ekraf Berbagi Strategi ke Jenama Desain Rêmên yang Bakal Mejeng di Festival Internasional

Kamis, 8 Januari 2026

Jakarta, 8 Januari 2026 — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menerima audiensi Sylviana Putri, founder jenama desain lokal Rêmên, untuk membahas pengembangan desain berbasis budaya serta peluang kolaborasi dalam forum desain internasional.

Wamen Ekraf Irene mengapresiasi inisiatif pelaku ekraf yang secara mandiri mendorong promosi desain Indonesia di tingkat internasional.

Dalam audiensi tersebut, Sylviana Putri memaparkan profil Rêmên sebagai jenama desain Indonesia yang mereinterpretasikan nilai-nilai budaya dan tradisi lokal ke dalam objek fungsional kontemporer.

Ia juga menyampaikan rencana partisipasi Rêmên dalam 3daysofdesign, festival desain internasional yang diselenggarakan di Copenhagen, Denmark, sebagai upaya memperluas eksposur desain Indonesia di pasar global.

“Pemerintah berperan sebagai fasilitator penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi dan matchmaking lintas pelaku, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh ekosistem,” ujar Wamen Ekraf Irene saat audiensi di Autograph Tower, Jakarta pada Rabu, 8 Januari 2026.

Menurutnya, keikutsertaan dalam forum global perlu dimaknai tidak hanya sebagai kehadiran di ajang internasional, tetapi juga sebagai upaya strategis untuk membangun jejaring, membuka akses pasar, dan memperkuat daya saing produk kreatif Indonesia secara berkelanjutan.

Wamen Ekraf Irene menambahkan bahwa perencanaan keikutsertaan pada forum internasional perlu disusun secara terukur, dengan memperhatikan potensi dampak ekonomi, keberlanjutan pasar, serta kesiapan pelaku ekonomi kreatif dalam menindaklanjuti peluang yang dihasilkan.

Sylviana Putri menyampaikan bahwa kehadiran Rêmên dalam audiensi tersebut bertujuan memperkenalkan inisiatif mandiri jenama desain berbasis budaya, sekaligus memperoleh masukan terkait strategi partisipasi pada forum desain internasional.

“Kami memandang forum desain global sebagai ruang pembelajaran dan pertukaran perspektif untuk membawa narasi budaya Indonesia ke konteks internasional,” ujar Sylviana.

Audiensi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam menjaring masukan dari pelaku ekonomi kreatif serta memperkuat perumusan kebijakan pengembangan subsektor desain di tengah dinamika pasar global.

Turut mendampingi Wamen Ekraf Irene dalam audiensi tersebut Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan.*(sumber:ekraf.go.id)

error: