MADIUN – Sejumlah alat musik tradisional khas Tiongkok mulai dari gendang, gong, dan ceng-ceng di tabuh menggema oleh kru seni barongsai yang tampil di halaman Stasiun Madiun, yang merupakan area PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun.
Seketika itu, suasana ruang tunggu penumpang kereta api (KA) bagaikan di negeri china. Apalagi pernik-pernik perpaduan antara warna merah dan emas dengan dilengkapi ratusan lampion yang ada itu, tentu menambah eksotik ornamen Imlek tahun 2026 di Stasiun Madiun.
Bersamaan itu pula, sejumlah pelaku seni warga keturunan Tionghoa yang sudah mengenakan kostum barongsai langsung bergeser di hadapan ratusan pengunjung, baik calon penumpang kereta api (KA) yang akan melakukan perjalanan maupun warga sekitar stasiun yang tengah menikmati libur panjang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Para pelaku seni barongsai melanjutkan atraksinya, sementara kru lainnya membagi-bagikan permen khas imlek kepada para pengunjung, baik anak-anak hingga dewasa. Bahkan, disusul pula pembagian souvenir, kue bakpao, dan kue keranjang, dan buah jeruk santang kepada pelanggan setia KAI yang tengah menunggu kedatangan kereta.
Seusai menghibur masyarakat di halaman stasiun, pelaku seni barongsai bersama sejumlah perwakilan pegawai KAI Daop 7 Madiun juga menyapa pelanggan di area keberangkatan KA. Bahkan, juga melakukan hal yang sama yakni membagi-bagikan souvenir cantik, kue dan jeruk khas imlek kepada penumpang, baik yang tengah menunggu maupun berada di dalam KA yang tengah transit sejenak di Stasiun Madiun.
“Terima kasih KAI. Selain sudah di kasih buah jeruk imlek, juga disuguhi hiburan menarik kesenian tradisional khas Tiongkok yaitu barongsai. Meski tidak berada di negeri china, tapi saya turut merasakan dengan musik khas pengiring seni barongsai itu,” tutur Heni Wulan (40), seorang warga yang merupakan calon penumpang tujuan Surabaya.
Ditempat yang sama, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa saat ini, pihaknya sedang melakukan peringatan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dengan menyuguhkan kesenian tradisional seni barongsai dari teman-teman warga keturunan Tionghoa yang sudah lama tinggal di Madiun.
Tentunya, KAI mengajak para pelanggan setia dan masyarakat sekitar yang sedang berkunjung ataupun mengantar keluarganya ke Stasiun Madiun untuk turut serta berbahagia bersama yaitu menikmati sajian pertunjukan seni barongsai yang sudah kita siapkan sejak pukul 7.30 WIB pagi.
“Selain itu, kami juga bagi-bagi kue khas imlek. Ada kue bakpao, kue keranjang, buah jeruk dan lainnya. Jadi, kami mengajak masyarakat turut serta menikmati perayaan imlek dengan menyuguhkan kesenian barongsai. Tentunya, supaya pelanggan mendapatkan pengalaman yang berbeda dari hari-hari biasanya,” ujarnya, Selasa 17 Februari 2026.
Ia mengungkapkan bahwa KAI sengaja menyuguhkan kesenian tradisional barongsai ini, selain turut serta untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek 2026 ini, juga supaya masyarakat sendiri saat melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi KA lebih berkesan dan pengalaman berbeda.
“Barongsai ini, adalah kesenian tradisonal yang dipertunjukan oleh warga keturunan Tionghoa yang sudah lama tinggal di Madiun. Bahkan, setiap tahun juga kami undang di stasiun ini untuk memeriahkan perayaan imlek, sekaligus menghibur masyarakat sekitar yang tengah berlibur dan termasuk para pelanggan setia KAI,” katanya.
Tohari juga menambahkan selain perayaan imlek di Stasiun Madiun, KAI sendiri menyuguhkan kejutan-kejutan lainnya sesuai dengan tema masing-masing, yakni termasuk pada hari besar keagamaan.*(al/madiuntourism.com)



















