Menjalin Usaha Bersama

logo

Fakta-fakta Festival Budaya Isen Mulang

Jumat, 8 Mei 2026

INDONESIA – Indonesia bukan hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga menyimpan pesona kehidupan masyarakat yang penuh tradisi dan budaya. Kali ini kita akan membahas mengenai Festival Budaya Isen Mulang.

Festival Budaya Isen Mulang merupakan ajang tahunan terbesar di Kalimantan Tengah yang menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan keindahan alam. Nama “Isen Mulang” berasal dari bahasa Dayak Ngaju yang berarti pantang mundur atau tidak kenal menyerah, mencerminkan semangat juang masyarakat Kalimantan Tengah dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan leluhur mereka.

Festival Budaya Isen Mulang pertama kali diselenggarakan pada awal tahun 1990-an sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah, yang jatuh setiap tanggal 23 Mei.

Pemerintah provinsi menggagas festival ini sebagai wadah ekspresi seni dan budaya dari seluruh kabupaten/kota, sekaligus menarik minat wisatawan untuk mengenal lebih dekat budaya Dayak dan suku-suku lainnya di wilayah ini.

Tujuan utama dari Festival Budaya Isen Mulang tidak hanya melestarikan tradisi, melainkan juga memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi. Lewat kegiatan ini, generasi muda diharapkan bangga terhadap warisan leluhur dan dapat meneruskannya secara kreatif.

Festival Budaya Isen Mulang 2026 kembali ditetapkan sebagai salah satu event unggulan dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Festival Budaya Isen Mulang secara konsisten masuk kurasi KEN, yang menunjukkan kualitas event ini sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya khas Dayak.

Festival budaya terbesar di Kalimantan Tengah ini digelar dalam rangkaian acara hari ulang tahun Provinsi Kalimantan Tengah. Selama penyelenggaraan festival, Kota Palangka Raya menjadi pusat perhatian. Berbagai kegiatan diadakan selama beberapa hari, di antaranya,

-Lomba Dayung Tradisional di Sungai Kahayan, perlombaan perahu khas Dayak yang memadukan kekuatan, kecepatan, dan semangat kebersamaan.

-Parade Budaya Nusantara, menampilkan kontingen 14 kabupaten/kota se-Kalteng menampilkan kostum, tarian, dan musik tradisional. Ribuan warga memadati jalan untuk menyaksikan karnaval penuh warna ini..

-Pertunjukan Tari dan Musik Tradisional, seperti tari Giring-Giring, tari Pedalaman, serta musik Sape’ (alat musik petik khas Dayak).

-Lomba Masakan Tradisional dan Kerajinan Tangan, yang memperkenalkan kekayaan kuliner lokal dan hasil karya masyarakat.

-Pemilihan Putra Putri Pariwisata Isen Mulang, sebagai duta wisata daerah.

Selain itu, atraksi khas seperti Mangenta (upacara syukur panen padi) dan Panjat Pinang di Air menambah semarak suasana festival.

Festival Budaya Isen Mulang bukan sekadar hiburan, tetapi momentum penting untuk mempererat persaudaraan antar suku dan masyarakat lintas etnis di Kalimantan Tengah. Setiap kegiatan mencerminkan nilai gotong royong, keberanian, dan cinta tanah air, yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Dayak. Festival ini menegaskan bahwa modernitas tidak harus menghapus tradisi, justru dapat memperkaya identitas daerah bila dipadukan dengan semangat pelestarian budaya.

Festival Budaya Isen Mulang saat ini menjadi salah satu agenda Wisata Nasional Indonesia yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan semangat Isen Mulang, festival ini terus menjadi simbol keteguhan, keberagaman, dan kekayaan budaya yang tak lekang oleh waktu.

Itulah keseruan dari Festival Budaya Isen Mulang, disana wisatawan dapat melihat dan merasakan langsung budaya Dayak yang otentik dalam satu tempat. Setelah puas nonton festival, wisatawan bisa lanjut ke Taman Nasional Sebangau atau Susur Sungai Kahayan. Kegiatan tersebut bisa ditutup dengan berbelanja di Kalteng Expo yang berarti kita ikut menghidupi perajin dan UMKM setempat.*(sumber:kemenpar.go.id)

 

error: