Menjalin Usaha Bersama

logo

Sendratari Wanara Alas Roban 2026: Suguhkan Pertunjukan Seni dan Pesona Alam dalam Panggung Spektakuler

Jumat, 18 September 2026

INDONESIA – Mendengar nama Alas Roban, sebagian orang mungkin langsung memiliki kesan tersendiri tentang kawasan yang berada di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ini. Namun, di balik berbagai cerita yang melekat di dalamnya, Alas Roban juga menjadi bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Batang.

Kabupaten Batang sendiri terus berkembang sebagai salah satu wilayah strategis di Jawa Tengah. Salah satunya ditandai dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, yaitu kawasan yang mendapatkan fasilitas dan kemudahan khusus untuk mendorong investasi serta pertumbuhan ekonomi. Di tengah perkembangan tersebut, Batang tetap memiliki kekayaan seni dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Karakter dan cerita yang melekat pada Alas Roban kemudian diangkat melalui Sendratari Wanara Alas Roban 2026. Gelaran seni ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Batang melalui pertunjukan yang dikemas dengan pendekatan yang lebih relevan dengan masyarakat masa kini.

Bagi kamu yang sedang merencanakan perjalanan ke Batang dan ingin menikmati pertunjukan seni sekaligus mengenal lebih dekat budaya setempat, berikut ini sejumlah fakta menarik seputar penyelenggaraan Sendratari Wanara Alas Roban 2026.

1. Pertama Kali Digelar di Kawasan Industropolis Batang

Sendratari Wanara Alas Roban 2026 untuk pertama kalinya digelar pada 20 September 2026 di Amfiteater Helipad Industropolis, Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Venue ikonik ini memiliki latar pemandangan laut dan menjadi ruang bagi seni dan budaya di tengah kawasan industri. Gelaran ini terselenggara berkat kolaborasi dan dukungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, DPR RI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Batang, serta Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Batang.

Sebagai gelaran perdana, Sendratari Wanara Alas Roban 2026 mengangkat cerita dan karakter Alas Roban melalui sajian seni pertunjukan sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Batang kepada masyarakat.

2. Sosok Wanara Membawa Pesan tentang Alam dan Tanah Kelahiran

Sosok Wanara menjadi bagian penting dalam Sendratari Wanara Alas Roban 2026. Dalam pertunjukan ini, Wanara membawa nilai tentang kesetiaan terhadap tanah kelahiran, keberanian membela kebenaran, serta kepedulian terhadap alam.

Nilai tersebut kemudian diangkat melalui tema besar Penjaga Hutan, Penjaga Peradaban. Tema ini berkaitan dengan kehidupan masyarakat yang terus berkembang, sementara alam dan tradisi lokal tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Lewat kisah Wanara, penonton diajak melihat kembali hubungan antara manusia, alam, dan tanah kelahiran dengan cara yang lebih dekat melalui pertunjukan seni.

3. Menghadirkan Pertunjukan Seni dan Beragam Hiburan Menarik

Rangkaian Sendratari Wanara Alas Roban 2026 akan dimulai sejak siang hari dengan Festival Komunitas dan UMKM. Ada lebih dari 50 UMKM lokal Batang yang bergerak di bidang kuliner, kriya, fesyen, dan kopi yang terlibat dalam gelaran ini. Pengunjung pun dapat melihat beragam produk lokal yang ditawarkan oleh para pelaku usaha dari Batang.

Selain itu, lebih dari 180 pelaku seni, mulai dari penari, musisi etnik, aktor teater, hingga penyair lokal turut berpartisipasi dalam rangkaian acara. Sejumlah sanggar dan komunitas seni seperti Sahitya, Sekar Jangkep, Merti Desa, Jagadhita, dan Komunitas Gandhewa juga akan tampil.

Beragam tari kontemporer bertema Alas Roban, seperti Pasewa Batang, Jati Alas Roban, Jagad Manggala, Tong Mlompong, dan Sesaji Sandyakala, akan hadir menghibur pengunjung sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya lokal.

Jelang malam hari, pengunjung kemudian akan dimanjakan dengan lighting show dan penampilan musik dari Tata Naluri Ethnic, sebelum dilanjutkan dengan pertunjukan utama Mahakarya Sendratari Wanara Alas Roban. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan flashmob dan laser show, serta pertunjukan kembang api yang siap menutup malam dengan kemeriahan.

4. Adu Kreativitas Membuat Konten untuk Perkenalkan Budaya

Untuk memeriahkan acara, pihak penyelenggara juga membuat Wanara Content Challenge, sebuah kompetisi yang mengajak pengunjung ikut memperkenalkan budaya Kabupaten Batang melalui karya konten. Kompetisi ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, wisatawan, dan content creator. Peserta dapat membuat konten dalam berbagai format, mulai dari TikTok, Instagram Reels, fotografi, hingga vlog.

Lewat konten yang dibuat, pengunjung bisa ikut membagikan cerita tentang Sendratari Wanara Alas Roban 2026 sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Batang kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan begitu, setiap pengunjung punya kesempatan untuk mengambil peran sebagai duta promosi Batang melalui konten yang mereka buat. Bagi yang tertarik mengikuti Wanara Content Challenge, informasi lebih lanjut dapat dicek melalui akun Instagram resmi @wanaraalasroban.

Sempatkan Waktu Menjelajahi Destinasi Menarik di Sekitar Alas Roban

1. Menikmati Rimbunnya Pohon Cemara di Pantai Jodo

Setelah menyaksikan Sendratari Wanara Alas Roban 2026, kamu bisa memasukkan Pantai Jodo ke dalam daftar destinasi untuk dikunjungi saat masih berada di Kabupaten Batang. Pantai yang berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, ini dapat ditempuh sekitar 25–30 menit berkendara dari kawasan Alas Roban, tergantung titik keberangkatan dan kondisi lalu lintas.

Sementara itu, dari pusat Kabupaten Batang, jaraknya sekitar 39,5 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Sesampainya di lokasi, kamu akan disambut hamparan pantai dengan deretan pohon cemara yang membuat suasananya terasa teduh dan nyaman untuk bersantai.

Selain menikmati suasana pantai, kamu bisa bermain di tepi laut, duduk santai di bawah pepohonan, mencicipi kuliner, hingga berburu foto. Ada pula jalur kereta api tidak jauh dari kawasan pantai, sehingga kamu bisa mendapatkan momen ketika kereta melintas dengan latar pesisir.

Untuk tiket masuk, kamu cukup menyiapkan sekitar Rp3.000 per orang, sementara tarif parkir sepeda motor sekitar Rp2.000. Harga tiket masuk tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola. Kawasan Pantai Jodo juga tercatat dapat dikunjungi selama 24 jam.

Kalau ingin mendapatkan suasana yang lebih nyaman, kamu bisa datang pada sore hari. Sinar matahari yang mulai lebih lembut membuat waktu ini cocok untuk bersantai di bawah pohon cemara sekaligus menikmati pemandangan pantai menjelang matahari terbenam. Jadi, setelah menyaksikan pertunjukan Sendratari Wanara, Pantai Jodo bisa menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi perjalanan kamu mengeksplorasi Kabupaten Batang.

2. Menyegarkan Diri di Curug Gombong

Curug Gombong berada di Desa Gombong, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Destinasi wisata alam ini berada di kawasan Alas Roban dan dapat ditempuh sekitar 22–30 menit berkendara dari kawasan Alas Roban, tergantung titik keberangkatan. Sementara dari pusat Kota Batang, jaraknya sekitar 25 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit.

Daya tarik Curug Gombong terletak pada keberadaan dua air terjun dalam satu kawasan, yaitu Curug Lanang dan Curug Wadon. Keduanya dikelilingi pepohonan hijau yang membuat suasananya terasa sejuk dan asri. Kamu bisa bermain air, bersantai di sekitar air terjun, menikmati aliran sungai, hingga berburu foto. Tersedia pula fasilitas kolam renang yang bisa menjadi pilihan jika datang bersama keluarga.

Sesampainya di area parkir, kamu perlu berjalan kaki melalui jalur yang sudah tersedia untuk menuju lokasi air terjun. Perjalanannya relatif singkat, tetapi tetap perlu berhati-hati karena beberapa bagian jalur dapat menjadi licin ketika hujan. Curug Gombong dapat dikunjungi mulai pukul 08.00–17.00 WIB. Datang pada pagi hingga siang hari bisa menjadi pilihan agar kamu lebih leluasa menikmati suasana dan berbagai aktivitas di kawasan curug.

Untuk tiket masuk, kamu cukup menyiapkan sekitar Rp5.000 per orang, di luar biaya parkir. Tarif parkir sepeda motor sekitar Rp2.000, sedangkan mobil sekitar Rp5.000. Harga tiket dan parkir tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola. Dengan suasana alam yang sejuk dan keberadaan dua air terjun, Curug Gombong bisa menjadi pilihan untuk menyegarkan diri saat menjelajahi Kabupaten Batang.

3. Menikmati Suasana Perbukitan di Sidawung Koffie

Setelah menikmati Pantai Jodo dan menyegarkan diri di Curug Gombong, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Sidawung Koffie, sebuah kedai kopi di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Kedai ini berada di kawasan Jalan Puncak, Dusun Sidomukti, dengan suasana perbukitan yang sejuk dan kawasan hijau di sekitarnya. Lokasinya bisa menjadi pilihan untuk bersantai sambil menikmati kopi setelah menjelajahi berbagai destinasi di Kabupaten Batang.

Sidawung Koffie menjadi bagian dari potensi wisata berbasis kopi di Desa Tombo. Kopi yang disajikan berasal dari perkebunan masyarakat setempat, mulai dari robusta, arabika, hingga excelsa. Desa Tombo sendiri memiliki potensi kopi sekaligus wisata berbasis alam yang terus dikembangkan.

Berada di kawasan perbukitan dengan panorama hutan pinus, Sidawung Koffie menawarkan suasana berbeda dari kedai kopi di kawasan perkotaan. Kamu bisa duduk santai sambil menikmati udara sejuk dan pemandangan hijau di sekitar Tombo. Tidak ada tiket masuk yang dikenakan kepada pengunjung, sehingga kamu cukup membayar makanan dan minuman yang dipesan.

Untuk harga, kamu perlu menyiapkan sekitar Rp25.000–Rp50.000 untuk menikmati kopi dan makanan pendamping. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai menu serta kebijakan pengelola. Sidawung Koffie berada di Jalan Puncak, Dusun Sidomukti, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dan buka mulai pukul 10.00–17.00 WIB.

Itulah beberapa informasi menarik tentang penyelenggaraan Sendratari Wanara Alas Roban 2026 yang akan berlangsung pada 20 September 2026 mendatang dan juga wisata menarik di sekitar Alas Roban Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang bisa kamu kunjungi.

Ikuti akun Instagram resmi @eventbyindonesia untuk mengetahui informasi seputar destinasi wisata, event, dan beragam fakta menarik di dalamnya ya. Yuk, liburan #DiIndonesiaAja supaya bisa lebih mengenal keindahan alam Indonesia serta mendukung peningkatan perekonomian di Indonesia. Supaya kamu tidak ketinggalan informasi seputar destinasi wisata, event, dan beragam fakta menarik di dalamnya, jangan lupa kunjungi juga situs indonesia.travel ya!. Cover: instagram.com/wanaraalasroban.*(sumber:kemenpar.go.id)

error: