Menjalin Usaha Bersama

logo

Harga Mulai Rp21 Juta, Kandang WWF Bajulan Sediakan 100 Ekor Sapi Kurban

Selasa, 12 Mei 2026

MADIUN – Sebentar lagi, umat muslim menunaikan Ibadah Idul Adha yang jatuh sesuai kalender nasional tertanggal 27 Mei 2026 atau pada 10 dzulhijjah setiap tahun dengan sholat id, menyembelih hewan kurban yang cukup umur dan sehat serta berbagi kepada sesamanya.

Bahkan, hari raya haji ini memperingati ketaatan Nabi Ibrahim terhadap perintah Allah SWT, dan diisi dengan kurban hewan kambing maupun sapi, serta menjadi puncak ibadah haji di Mekah.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang hendak berkurban tahun 2026 ini, kandang peternakan sapi ‘Waris Waluyo Farm (WWF)’ yang berada di Dusun Tempuran, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, telah menyediakan 100 ekor sapi berbagai jenis.

Stok sapi berbagai jenis ini rata-rata berumur 2 tahun, dan tentunya dalam kondisi sehat dan siap untuk berkurban. Saat ini, kandang WWF menyediakan berbagai jenis Sapi PO (Peranakan Ongole), Sapi Limousin, Sapi Simmental, Sapi Belgia, Sapi Pegon, Sapi BJM (Banjarmasin), dan lainnya.

“Menjelang Idul Adha tahun ini, syukur alhamdulillah sampai hari ini masuk order pesanan, bahkan sudah di DP (uang muka) sebanyak 35-40 ekor sapi berbagai jenis,” ujar Kiswanto, seorang pengusaha peternakan sapi kandang WWF Kabupaten Madiun, Selasa 12 Mei 2026.

Daya tarik untuk membeli hewan kurban jenis sapi, diakui dia, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, misalkan di tahun 2024 dan 2025 lalu–masyarakat sangat antusiasme jauh hari sebelum hari H Idul Adha sudah membeli sapi di kandang miliknya di Dusun Tempuran atau di mengunjungi Pasar Hewan Bajulan.

Sehingga, ada penurunan minat pembelian hewan kurban. Entah apa yang terjadi pada perekonomian di negeri kita ini. Apa gara-gara, ada efek apa? Apakah program-program pemerintah itu, juga berpengaruh pada perekonomian?

“Tahun ini minat membeli hewan kurban turun drastis atau di angka sekitar 20%. Saya sendiri tidak tahu, apa yang terjadi. Tapi, alhamdulillah selalu saya syukuri, meski daya beli masyarakat saat ini turun dibanding tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Ia juga menguraikan stok sapi kurban yang ada di kandang WWF, harga mulai dari Rp21 juta sampai Rp45 juta per ekor. Sedangkan sapi dengan bobot kurang lebih 1 ton ini, di jual Rp85-90 juta per ekor.

“Idul Adha tahun ini, yaitu untuk sapi jumbo daya minatnya juga kurang. Padahal, pada Idul Adha tahun kemarin, stoknya berkurang-kurang. Makanya tahun ini, saya tidak menstok sapi jumbo lagi,” urainya, lagi.

Kiswanto, mengimbau bagi masyarakat yang hendak berkurban tahun 2026 ini, bisa datang langsung melihat kondisi dan kesehatan sapi yang ada di kandang WWF, atau pesan order melalui nomor kontak layanan konsumen 24 jam : 085-235-554-725.*(al/madiuntourism.com)

error: