Menjalin Usaha Bersama

logo

Menteri Ekraf Apresiasi Bagak Marnatal Jadi Panggung Ekosistem Ekonomi Kreatif di Pematangsiantar

Minggu, 14 Desember 2025

Jakarta, 13 Desember 2025 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mengapresiasi Bagak Marnatal yang menjadi festival tahunan di Pematangsiantar, Sumatera Utara menjelang Natal. Festival itu menghadirkan pawai keliling kota yang melibatkan seniman lokal.

“Kementerian Ekraf mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan Bagak Marnatal yang tidak hanya sekadar festival perayaan Natal tahunan, tetapi juga menjadi panggung besar bagi ekosistem ekonomi kreatif di Pematangsiantar,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Kementerian Ekraf meyakini pementasan seni pertunjukan yang kreatif, partisipasi komunitas kreatif, dan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu menggeliatkan tiap subsektor ekraf dalam suasana jelang Natal yang penuh kedamaian. Inilah yang mampu memosisikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

“Festival ini memberikan ruang seluas-luasnya bagi kolaborasi dengan rangkaian acara talkshow seni dan kuliner, festival paduan suara, fashion show ‘Marabit’, hingga flashmob yang melibatkan komunitas kreatif dari lintas generasi,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Melalui Bagak Marnatal yang mengusung tema ‘Berkat Natal untuk Semua’, talenta-talenta kreatif diperkenalkan lebih luas melalui pawai di Lapangan SMA YP HKBP 1, Kota Pematangsiantar. Semangat kolaborasi antara pemerintah, komunitas kreatif, dan sektor swasta begitu terjalin dalam acara ini jelang perayaan natal yang aman, nyaman, dan penuh kerukunan. Akhir acara juga akan diberikan persembahan donasi bagi para penyintas bencana banjir yang terdampak.

“Kehadiran aktivitas dari para pegiat ekraf dalam ruang terbuka juga menjadi bukti bahwa perayaan budaya dan keagamaan dapat berjalan seiringan dengan pergerakan roda ekonomi kerakyatan. Visi Kementerian Ekraf tentu menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung ekonomi masa depan. Saatnya, jadikan Pematangsiantar sebagai kota yang tidak hanya toleran, tetapi juga produktif dan kreatif,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Tampak hadir pula dalam Bagak Marnatal 2025 yaitu Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Lingga, Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar Erwin Purba, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak, Direktur Utama RRI Hendrasmo, Dewan Pengawas RRI Enderiman Butarbutar.

Hadir pula perwakilan Kementerian Pariwisata, perwakilan Bank Indonesia Medan, perwakilan Bank Rakyat Indonesia Medan, Anggota DPRD Kabupaten Siantar, Simalungun, Dairi, Pakpak, dan Asahan.*(sumber:ekraf.go.id)

error: