Menjalin Usaha Bersama

logo

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Storytelling Nasional Lewat SCENE 2025 Alumni Bootcamp

Senin, 10 November 2025

Jakarta, 9 November 2025 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkuat ekosistem storytelling nasional melalui SCENE 2025 Alumni Bootcamp. Enam penulis skenario terbaik menjalani masterclass intensif selama sepekan untuk mengasah naskah serial orisinal mereka agar mampu bersaing di pasar televisi dan platform digital globl.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa penguatan sektor layar merupakan strategi jangka panjang dalam membangun daya saing ekonomi kreatif Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa industri film, televisi, dan media digital menjadi pilar kuat dalam perekonomian nasional. Melalui program seperti SCENE, kita tidak hanya melatih talenta, tetapi juga menciptakan jembatan antara karya dan pasar global. Di era ekonomi kreatif, cerita adalah kekuatan, dan Indonesia memiliki begitu banyak cerita untuk ditawarkan kepada dunia,” ujar Menteri Ekraf.

Program yang dilaksanakan oleh Direktorat Televisi dan Radio, Deputi Bidang Kreativitas Media bertajuk Masterclass Pengembangan Audiovisual Naskah Serial. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, 3–9 November 2025, di Morrissey Hotel, Jakarta. Selain memperkuat ekosistem storytelling Indonesia, diharapkan para peserta mampu menyediakan konten Over-The-Top (OTT) global.

Acara resmi dibuka pada Senin, 3 November oleh Direktur Televisi dan Radio Kementerian Ekraf, Pupung Thariq Fadhillah. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya subsektor layar sebagai motor baru ekonomi kreatif Indonesia.

“Industri layar yang mencakup film, animasi, video, dan televisi diproyeksikan tumbuh pesat hingga menghasilkan output senilai USD 9,8 miliar dan menciptakan lebih dari 616 ribu lapangan kerja hingga tahun 2027. Tantangan kita adalah melahirkan sumber pertumbuhan baru dari subsektor TV dan radio melalui konten serial orisinal premium yang digerakkan oleh talenta berkualitas,” ujar Pupung.

Program SCENE 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Ekraf dan Wahana Edukasi, yang dirancang sebagai masterclass intensif bagi enam penulis skenario terbaik, alumni program SCENE 2020–2024. Pemilihan peserta dilakukan berdasarkan kualitas naskah dan kesiapan mereka untuk memasuki pasar industri kreatif nasional dan internasional.

Enam penulis terpilih tersebut adalah Amelya Juwitasari (Jawa Timur), I Kadek Prawira Nugraha (Bali), Danan Wahyu Sumirat (Kepulauan Riau), Dhanny Wijaya Setiawan (Jambi), Rinipta Swasti Simson (Jawa Barat), dan R. Deddy Hermawan (Jawa Barat). Mereka dibimbing langsung oleh mentor dan praktisi senior industri film dan media melalui sesi pelatihan yang dirancang komprehensif.

Materi pelatihan mencakup tiga pilar utama: penulisan mendalam, produksi audiovisual, dan penguatan bisnis. Peserta belajar teknik cinematic storytelling, action & dialogue patterns, dan writing with cinematic awareness; memahami aspek produksi seperti visual editing, sound design, hingga perencanaan sizzle reel; serta memperkuat kemampuan negosiasi dan pitching modern agar mampu menjual naskah sebagai karya berbasis kekayaan intelektual (IP).

Hasil utama dari bootcamp ini berupa naskah sinematik (lock script) dan sizzle reel, yaitu trailer profesional yang digunakan untuk pitching ke calon produser, platform OTT, maupun investor. Karya para peserta nantinya akan difasilitasi untuk mengikuti Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market di Yogyakarta sebagai langkah nyata membawa naskah orisinal Indonesia ke panggung internasional.

Dalam ajang JAFF Market, Kementerian Ekraf bersama Wahana Edukasi akan mendirikan booth khusus sebagai ruang promosi dan kolaborasi. Para peserta juga akan mengikuti workshop dan pitching session di hadapan pelaku industri film, OTT, dan perwakilan lembaga investasi. Langkah ini menjadi tindak lanjut nyata pemerintah dalam memperluas akses pasar bagi kreator lokal.

Kementerian Ekraf berkomitmen memperkuat ekosistem hexahelix dengan melibatkan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan investor dalam pengembangan subsektor kreatif. Upaya ini menjadi bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045, di mana ekonomi kreatif diharapkan menjadi penggerak utama pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.

Dengan lahirnya generasi baru penulis naskah dan kreator serial melalui SCENE 2025 Alumni Bootcamp, Indonesia semakin siap memperluas kiprah di industri layar dunia dan menunjukkan bahwa talenta lokal mampu bersaing secara global melalui kreativitas, profesionalisme, dan kualitas karya.*(sumber:ekraf.go.id)

error: