Menjalin Usaha Bersama

logo

Ini Kisah 7 Alumni Perempuan Poltekpar yang Sukses Berkarya

Minggu, 15 Maret 2026

INDONESIA – Tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional. Hari Perempuan Internasional berawal dari gerakan buruh perempuan di pertengahan abad 19 dan awal abad 20 yang menuntut keadilan untuk kesetaraan upah, jam kerja, dan hak untuk memilih. Mereka berunjuk rasa di tanggal 8 Maret. Akhirnya, pada 1977, PBB menyematkan 8 Maret sebagai Hari Hak Perempuan Internasional.

Di Indonesia, sudah banyak perempuan yang diakui andil dan karyanya untuk Indonesia baik dari sisi politik, ekonomi, sosial, budaya maupun olahraga. Tidak sedikit pula perempuan Indonesia yang memiliki andil di bidang pariwisata baik yang membuka lapangan kerja, berwirausaha, menjadi tenaga pendidik, maupun yang sudah berposisi tinggi di sebuah perusahaan.

Kementerian Pariwisata memiliki 6 politeknik pariwisata (Poltekpar) yang berhasil menghasilkan alumni perempuan yang memiliki andil di bidang pariwisata. Sekitar 30 persen alumni poltekpar bekerja sebagai wirausaha dan 70 persen alumni poltekpar bekerja sebagai SDM pariwisata profesional di berbagai bidang industri hospitality.

Kamu mau tau cerita alumni perempuan Poltekpar selama di kampus dan pengalaman mereka di dunia kerja? Simak kisah 7 alumni perempuan Poltekpar ya.

Syarifa Maulida Mulachela

Perempuan yang biasa dipanggil Maulida ini alumni Poltekpar Lombok D3 Seni Kuliner yang lulus tahun 2021. Saat ini Maulida menjalani usaha kuliner yang dijalani sejak 2017. Usaha kuliner Maulida bernama Pawon Chef yang fokus di bidang custom cake dan dessert. Maulida pernah menjadi peserta Masterchef Indonesia musim 11 loh!

Selama kuliah di Poltekpar Lombok, Maulida mendapatkan banyak ilmu, salah satunya ilmu manajemen waktu. Maulida harus mengatur waktu karena berkuliah dari pagi sampai sore dan dilanjut dengan ekstrakurikuler. Maulida juga tetap mengurus usaha kuliner rintisannya.

Meski begitu, Maulida sebenarnya tidak ingin lulus dulu karena segala sesuatu tentang Poltekpar Lombok itu sangat menyenangkan. Kamu dapat kuliah sesuai dengan passion di jurusan yang diinginkan.

Novi Samodro

Novi Samodro adalah alumni Poltekpar Bandung tahun 1990 jurusan Bakery and Pastry Production. Setelah lulus Novi justru bekerja di perbankan. Novi dapat bekerja di perbankan karena di tahun 1990an belum banyak orang yang bisa berbahasa Inggris. Sementara di kampus sudah terbiasa menggunakan bahasa Inggris.

Di bidang perhotelan, Novi memulai karirnya sebagai guest relation di salah satu hotel di Bali. Kemudian Novi lanjut bekerja di berbagai pekerjaan terkait perhotelan seperti sales, guest relation, event, dan catering. Novi sudah pernah bekerja di Shangri-La, Hilton, Four Seasons, Intercon, dan Dharmawangsa Hotel. Pada saat di Dharmawangsa, selama 6 tahun Novi bekerja sebagai Director of Sales and Marketing, dan 3 tahun menjadi General Manager. Saat ini Novi bekerja sebagai General manager di The Gaia Hotel Bandung.

Selama kuliah di Poltekpar, Novi merasa Poltekpar tidak hanya sekadar kuliah, tetapi juga membangun karakter dan generasi pemimpin di Poltekpar dengan disiplinnya yang luar biasa. Alumni Poltekpar itu siap kerja, karena di masa kuliah sudah ada job training yang dilakukan di luar kampus seperti di hotel. Jika berkinerja baik, bisa jadi langsung dipekerjakan di perusahaan tersebut.

Femmy Indriani Dalimuthe

Femmy adalah angkatan ke 2 tahun 1993 dari Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata Medan, cikal bakal Poltekpar Medan. Femmy alumni jurusan perhotelan dan saat ini selain dosen di poltekpar Medan, ia juga menjabat Wakil Direktur III Poltekpar Medan bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Femmy mulai mengajar di Poltekpar Medan tahun 1998 dan menjadi dosen sejak tahun 2004.

Menurut Femmy, Poltekpar tidak hanya mengajarkan hard skill, tapi juga soft skill seperti komunikasi. Ilmu komunikasi menjadi modal besar menjadi dosen. Dengan ilmu komunikasi tersebut, kini Femmy juga menjadi publik speaker seperti MC dan menjadi master trainer BNSP. Femmy juga mendirikan FP Training center.

Afiandini Nur Sadrina

Afiandini Nur Sadrina atau biasa dipanggil Adrin adalah alumni Poltekpar NHI Bandung jurusan D3 Manajemen Patiseri tahun 2009. Setelah lulus kuliah, Adrin langsung ikut terjun untuk menekuni bisnis keluarga yaitu Ina Cookies. Ina Cookies memproduksi kue kering yang selalu dicari masyarakat di bulan Ramadan maupun di momen Lebaran. Adrin juga memiliki usaha restoran masakan Sunda di Bandung bernama DeTuik Resto.

Kuliah di Poltekpar NHI Bandung, menurut Adrin, memberikan bekal yang sangat bermanfaat untuk berkarir dan juga berkarya di bidang hospitality industri. Kuliah di Poltekpar NHI Bandung juga mendapatkan soft skill terkait mental dan perilaku positif yang dibutuhkan di dunia profesional dan juga dalam hubungan sosial masyarakat. Banyak sekali ilmu yang didapat dari Poltekpar NHI Bandung seperti pengembangan produk, manajemen pemasaran, manajemen penjualan, manajemen sumber daya manusia, dan manajemen akuntansi untuk pengelolaan biaya.

Devi Ayu Wistiarani

Devi adalah alumni Poltekpar Palembang program studi Tata Hidang angkatan tahun 2016. Saat ini Devi bekerja di perusahaan kapal pesiar ternama yaitu Holland America Line. Devi berkesempatan untuk bekerja sekaligus jalan-jalan keliling dunia, dengan penghasilan yang sangat menggiurkan tentunya.

Menurut Devi, kuliah di Poltekpar Palembang membuat setiap mahasiswa mendapatkan bekal yang cukup, siap kerja, berwirausaha dan siap terjun lapangan pekerjaaan dibidang pariwisata khususnya karena diajarkan oleh dosen maupun instruktur yang profesional sehingga menjadi SDM yang berkualitas dalam bidangnya masing-masing.

Diah Sastri Pitanatri

Diah adalah alumni Poltekpar Bali administrasi perhotelan tahun 2003. Saat ini Diah menjadi dosen di Poltekpar Bali, kampus yang dia banggakan. Poltekpar Bali adalah kampus pariwisata pertama di Bali dan termasuk salah satu pionir kampus pariwisata di Asia Tenggara.

Setelah tamat dari Poltekpar Bali, Diah menjadi PR Manager dari 3 properti di Bali di antaranya GHM Hotels dan Bintan Lagoon Resort. Kini selain mengabdi sebagai dosen di Poltekpar Bali, Diah juga Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poltekpar Bali.

Menurut Diah, Poltekpar Bali sangat erat hubungannya dengan industri, sehingga lulusan yang tamat akan punya kesempatan yang lebih luas untuk terserap menjadi tenaga kerja. Ilmu yang sangat bermanfaat dan penting dari Poltekpar Bali adalah kemandirian. Diah dididik menjadi karakter yang sangat baik yang berpikir inovatif dan kreatif terutama sebagai seorang hotelier dan entrepreneur. Cover : Novi Samodro adalah alumni Poltekpar Bandung.*(sumber:kemenpar.go.id)

error: