Menjalin Usaha Bersama

logo

Wisata Antarkota Terus Tumbuh, KAI Daop 7 Catat 8.305 WNA Gunakan Layanan Kereta ‎

Senin, 5 Oktober 2026

MADIUN – Sepanjang Januari–September 2026, PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melayani pelanggan WNA (Warga Negara Asing) sebanyak 8.305 orang atau meningkat sekitar 11%, dibandingkan pada 2025 dengan periode yang sama 7.486 kunjungan.

‎Angka tersebut menunjukkan bahwa setelah WNA tiba di Indonesia, maka perjalanan wisatawan berlanjut ke berbagai kota dengan menggunakan moda transportasi kereta api/KA.

Mobilitas ini menjadi bagian penting dari perjalanan mereka, karena dapat menjelajahi sejumlah destinasi wisata yang ada di Indonesia.

“Hal ini menunjukkan pertumbuhan pariwisata nasional membuka semakin banyak pola perjalanan antarkota bagi wisatawan, khususnya WNA,” ujar Tohari, manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Senin 5 Oktober 2026.

‎Menurutnya pada layanan KA Jarak Jauh atau KAJJ, jumlah pelanggan WNA di Stasiun Madiun mencapai 2.655 pelanggan. Artinya sepanjang Januari–September 2026 naik 1,3%, dibandingkan pada 2025 dengan periode yang sama 2.622 pelanggan.

‎KA Singasari (KA 149) menjadi KA pilihan WNA

‎Dari total 8.305 pelanggan WNA di Tahun 2026 ini, KA Singasari (KA 149) relasi dari Stasiun Blitar-Pasarsenen menjadi KA pilihan terbanyak yaitu 102 pelanggan WNA naik di bulan Juni.

Bulan Agustus pilihan terbanyak pada KA Brantas (KA 151) relasi Blitar-Pasarsenen dan di bulan Juli masih pada KA Brantas (KA 151) relasi Blitar-Pasarsenen sebanyak 100 pelanggan WNA.

‎Bahkan, berdasar data nasional menunjukkan wisatawan datang dari berbagai kawasan dunia. Sementara itu, data KAI menunjukkan perjalanan mereka, kemudian tersebar ke banyak kota.

Tentunya pola tersebut, telah memberi gambaran bahwa transportasi antarkota memiliki peran yang semakin relevan dalam rangkaian perjalanan wisatawan selama berada di Indonesia.

“Pertumbuhan pelanggan WNA pada KAJJ, juga sudah terlihat sejak semester pertama. Sepanjang Semester I 2026, kami melayani 5.046 pelanggan WNA atau meningkat 9% dibandingkan 4.650 pelanggan pada Semester I 2025 lalu,” katanya.

‎Ia mengungkapkan setelah semester pertama, volume pelanggan WNA mencapai 1.286 orang pada Juli 2026 ini, tentunya menjadi angka bulanan tertinggi sepanjang Januari–September tahun ini.

Pada September 2026, jumlahnya tercatat 865 pelanggan. Ketika pariwisata Indonesia tumbuh, perjalanan wisatawan juga bergerak semakin luas.

‎”Untuk itu, kami akan terus menjaga layanan yang aman, nyaman, dan mudah digunakan agar transportasi berbasis rel dapat mendukung perjalanan wisatawan menuju semakin banyak destinasi di Indonesia,” tandas Tohari, lagi.*(hms/al)

error: