Jakarta, 30 April 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melantik Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di lingkungan kementerian guna memperkuat tata kelola organisasi dan kinerja sektor ekonomi kreatif.
Pelantikan yang berlangsung di Kantor Kementerian Ekraf, Kamis (30/4) ditandai pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan oleh saksi dan rohaniawan, sebagai komitmen terhadap tanggung jawab jabatan yang diemban.
Adapun pejabat yang dilantik yaitu Viky Pemuda Indra Sakti, S.H. sebagai Kepala Bagian Dukungan Administrasi Biro Perencanaan dan Keuangan, serta Mutiara Nenny Pratiwi sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama pada Direktorat Kriya.
“Hari ini bukan sekadar pelantikan, tapi sebuah titik awal komitmen baru. Untuk pejabat analis kebijakan yang baru dilantik, saya berharap dapat memberikan analisis yang tajam, relevan, dan mampu diterjemahkan menjadi solusi nyata bagi penguatan subsektor prioritas. Demikian juga kepada pejabat Kepala Bagian Dukungan Administrasi Biro Perencanaan dan Keuangan, pastikan sistem administrasi menjadi tulang punggung organisasi yang andal, cepat, dan akurat, serta mendukung pengambilan keputusan strategis,” ujar Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Ekraf, Dessy Ruhati.
Dessy juga menyampaikan tiga prinsip utama yang harus dipegang para pejabat, yaitu integritas, profesionalisme, dan kolaborasi. Ketiga hal tersebut sebagai kunci dalam memastikan organisasi berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Integritas adalah harga mati, tidak ada kompromi dalam kejujuran dan akuntabilitas. Profesionalisme adalah keharusan, keputusan harus berbasis data, bukan asumsi. Dan kolaborasi adalah kunci karena tidak ada keberhasilan yang dicapai sendirian,” tegasnya.
Dessy juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Ia mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan hati serta meninggalkan jejak kinerja yang berdampak.
Para pejabat yang dilantik diharapkan untuk senantiasa memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalankan tugas, serta menyadari dimensi moral dari sumpah yang diucapkan sebagai bentuk pertanggungjawaban, baik secara institusional maupun pribadi.
Pelantikan ini turut memperkuat birokrasi yang adaptif, efisien, dan berorientasi hasil, sejalan dengan agenda transformasi budaya kerja dan ketahanan nasional. Semangat ini tercermin dalam kampanye #KitaMulaiCaraBaru sebagai ajakan mendorong perubahan kerja yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi, serta jajaran pejabat eselon II Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.*(sumber:ekraf.go.id)



















