Menjalin Usaha Bersama

logo

Wamen Ekraf Audiensi dengan CNBC Indonesia, Bahas Program Kontribusi Nyata Talenta Ekraf

Rabu, 25 Juni 2025

Jakarta, 20 Juni 2025 — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menerima audiensi jajaran redaksi CNBC Indonesia. Audiensi ini menjadi ruang strategis bagi kedua pihak untuk menjajaki kolaborasi lintas sektor khususnya dalam mendukung ekonomi kreatif tampil sebagai the new engine of growth Indonesia.

“Audiensi hari ini membuka ruang konkret untuk menyinergikan kekuatan media dan ekosistem ekonomi kreatif. CNBC Indonesia punya komitmen dan jangkauan yang kuat untuk membawa talenta ekraf ke level yang lebih tinggi. Ini saatnya kita dorong bersama narasi besar tentang kontribusi mereka dalam kemajuan bangsa,” ujar Wamen Ekraf Irene dalam audiensi yang berlangsung di Autograph Tower, Jakarta pada Jumat, 20 Juni 2025.

Sinergi antara Kementerian Ekraf dengan CNBC Indonesia bukan terjadi kali ini saja. Sebelumnya Wamen Ekraf Irene pernah terlibat dalam 2 program CNBC Indonesia sebagai pembicara yaitu Top Women Talk dan Top Women Festival.

Dalam audiensi ini dibahas pula komitmen memperkuat peran media dalam mengangkat narasi talenta ekraf Indonesia. Selain itu dilakukan pembahasan rencana program khusus bertajuk Industri Berkarya yang akan tayang menyambut Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dengan menampilkan kontribusi nyata para talenta ekraf terhadap pembangunan bangsa, dengan pendekatan naratif yang menyatukan sisi personal, kebijakan, dan dampak ekonomi.

“Ekonomi kreatif adalah wajah masa depan pembangunan. Bukan hanya sebagai simbol identitas budaya, tetapi juga sebagai sektor yang mampu menjawab tantangan global dengan solusi berbasis talenta dan inovasi,” ujar Wamen Ekraf Irene.

CNBC Indonesia turut memperkenalkan sejumlah inisiatif konten baru yang akan diproduksi jelang Hari Kemerdekaan, dengan pendekatan multiplatform yang menggabungkan video feature, segmen dialog, hingga pelibatan komunitas kreatif. Kementerian Ekraf juga menyampaikan kesiapan untuk mendukung produksi dengan menjembatani koneksi antara media dan talenta ekraf di berbagai subsektor, termasuk mereka yang selama ini belum terekspos oleh arus utama.

“Kami melihat Ibu Irene sangat terbuka dan antusias memberikan arahan dan ide-ide konkret. Dari pembahasan hari ini, kami jadi lebih paham bahwa ekonomi kreatif punya ekosistem yang besar dan strategis. Tentu kami ingin jadi bagian dari narasi itu,” ungkap perwakilan CNBC Indonesia.

Diskusi juga membahas isu-isu strategis seperti tantangan royalti dan pajak bagi kreator, potensi sinergi dengan diaspora kreatif di luar negeri, serta rencana kerja sama konten yang menggali inspirasi dari talenta lokal yang sukses membangun usahanya dari nol. Wamen Ekraf Irene menekankan pentingnya menampilkan wajah ekonomi kreatif bukan hanya sebagai ekspresi seni, tetapi sebagai kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Audiensi ini diakhiri dengan komitmen terbuka untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut dalam berbagai bentuk—baik program tayangan, liputan tematik, hingga dukungan terhadap event bersama. Kolaborasi ini diharapkan dapat mengakselerasi peran media dan pemerintah dalam memperluas narasi ekonomi kreatif sebagai kekuatan baru pembangunan nasional.

Turut mendampingi Wamen Ekraf yaitu Direktur Penerbitan dan Fotografi Iman Santosa, Direktur Gim Luat Sihombing, serta Plt. Kepala Biro Komunikasi Kiagoos Irvan Faisal. Sedangkan jajaran redaksi CNBC Indonesia yang hadir antara lain Sefti Oktarianisa (Managing Editor), Demis Rizky Gosta (Managing Editor), Hadijah Alaidrus (Editor), tim produser, serta tim bisnis CNBC Indonesia.*(sumber:ekraf.go.id)

error: