Menjalin Usaha Bersama

logo

Mewujudkan Daerah Layak Dikunjungi, Kapolres Madiun Kota Menjamin Keamanan

Kamis, 16 Juni 2022

MADIUN – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Madiun tanggal 20 Juni dan Kabupaten Madiun 18 Juli 2022 nanti, maka diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk mengevaluasi suatu daerah terutama pembangunan ekonomi demi kelangsungan kesejahteraan masyarakatnya.

Namun untuk mendukung petumbuhan ekonomi suatu daerah ini, tentunya harus dibarengi dengan jaminan keamanan yang memadahi. Sehingga masyarakat bebas berkontribusi dalam mendukung percepatan pertumbuan ekonomi kerakyatan. Setiap pendatang baik pengunjung maupun para investor dapat memastikan keseriusannya untuk mengembangkan usaha ataupun berlibur sejenak di Kota/Kabupaten Madiun.

Tentunya semua harapan itu tidak mudah untuk ditempuh, karena suatu daerah harus mengedepankan keamanan agar masyarakat baik dalam maupun luar Madiun merasakan kenyamaman dan ketentraman yang memadai.

Jaminan Keamanan Masyarakat

Untuk itu, Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota selalu menjamin wilayah hukumnya selalu kondusif agar dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Madiun maupun luar. Maka dengan modal wilayah yang selalu kondusif dan tentram, karena kerukunan masyarakatnya. Sehingga kedepannya sebagai daya tarik para investor untuk berinvestasi di Kota Madiun, begitu juga kunjungan wisatawan lokal dari berbagai daerah tidak ragu untuk berlibur di Madiun.

Bahkan Kapolres Madiun Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Suryono berkenan turut serta mematapkan jaminan keamanan bagi masyarakat Kota Madiun yang melakukan segala aktivitasnya. Selain itu, jaminan keamanan juga berlaku untuk setiap masyarakat luar Kota Madiun yang berkunjung baik berlibur ataupun berinvestasi di wilayah hukumnya.

Apalagi Kota Madiun saat ini, sudah berkembang pesat yaitu dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Namun perkembangan itu, tentunya juga harus di iringi dengan sistim keamanan untuk menjamin program pemerintah tetap berjalan di bidang pengembangan ekonomi kerakyatan ataupun kesehatan masyarakatnya.

Kapolres Madiun Kota berkenan sedikit menceritakan memang Madiun ini, masa kelamnya adalah “identik dengan perkelaian” antar perguruan maupun perselisian antar kelompok (mereka diduga oknum) yang berujung sampai aksi tawuran dijalanan. Sehingga yang dirugikan adalah nama baik perguruannya masing-masing, bahkan dirasakan oleh masyarakat lainnya khususnya di kawasan aksi tersebut.

“Untuk itulah, saya ingin merubah stigma tersebut. Saat ini, Polres Madiun Kota sedang melakukan kegiatan-kegiatan untuk gestrut (akar rumput) arus bawah atau melakukan penyadaran. Semua Kapolsek yang ada di jajaran ini, wajib mengumpulkan tokoh-tokoh baik di ranting hingga sub ranting diseluruh perguruan yang ada,” ungkap AKBP Suryono, Rabu 15 Juni 2022.

Kapolres Madiun Kota kembali menjelaskan jajaran Kapolsek diwajibkan untuk menggalang gestrut terkait dengan perguruan pencak silat yang ada di wilayah hukumnya. Tujuannya tidak lain yakni menggalang, menghimbau, mengajak, merubah pola pikir, memenset para adik-adik dari masing-masing perguruan silat untuk tidak “terjadi masa kelam” itu kembali terulang.

Memang berat. Namun kita berharap dengan bertindaknya teman-teman Kapolsek untuk menggalang seluruh komponen yang di gestrut ini, kedepannya bisa sedikit demi sedikit mengikis.

“Bahkan saya ikut datang ketika ada kegiatan-kegiatan itu, dengan tujuan memberikan sedikit pencerahan. Karena pencak silat, perguruan ataupun pendekar itu, adalah merupakan warisan dan budaya nenek moyang kita yang harus kita lestarikan,” jelasnya.

Sehingga, kata AKBP Suryono, budaya nenek moyang kita ini adalah budaya yang santun. Bahkan budaya ketimuran yang tidak ada kekerasan yang diduga “disebabkan ataupun disalahgunakan oleh berapa oknum”. Sehingga aksi-aski itu dapat mencoreng nama kota/daerah, tentu juga nama perguruan pencak silat’ yang intinya tidak baguslah.

“Untuk masyarakat di luar Madiun. Saya sebagai Kapolres Madiun Kota menjamin bahwa saat sekarang ini, kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Madiun sangat aman dan tentram. Bahkan kalau bisa di cek di sentral pelayanan kami, kasus-kasus pencurian, kemudian perkelaian ataupun yang lainnya hampir sangat minim sekali,” tegasnya.

Hal itu, menurut Kapolres Madiun Kota, menunjukan bahwa kondisifitas di Kota Madiun ini, sangat terjaga. Untuk itulah, masyarakat di luar kota jangan ragu, bimbang ketika mau jalan ke Madiun berlibur ataupun berinvestasi di Kota maupun Kabupaten Madiun. “Saya tegaskan bahwa wilayah hukum kami sangat aman untuk dikunjungi ataupun berinvestasi,” katanya.

AKBP Suryono menambahkan bahwa jaminan keamanan yang diberikan kepada masyarakat baik dalam maupun luar Kota Madiun, terus dilakukan dengan sistim pelaksanaan patroli rutin. Bahkan setiap malam ada unit-unit kita yang melaksanakan patroli baik di kawasan perumahan, tempat-tempat keramaian maupun di ring road. Karena lokasi itu, ternyata sering digunakan anak-anak untuk melakukan trek-trekkan atau balap-balapan motor.

“Nah setiap hari, siang malam kita jadwalkan untuk kegiatan patroli. Sehingga, itu bisa sebagai jaminan bahwa keamanan di Kota Madiun sangat terjamin. Karena kami bekerja keras untuk menciptakan keamanan yang kondusif,” paparnya.

Diakui AKBP Suryono ketika pertama kali bertugas di Kota Madiun, ia langsung berkunjung ke sejumlah tokoh agama, para kiai, gus, juga pimpinan pondok pesantren (Ponpes) yang ada di Kota Madiun.

Ia bersama jajaran mengadakan silaturrahmi, sehingga hubungan kita dengan tokoh-tokoh agama sangat erat dan dekat. Karena adanya keterkaitan kalau Kepolisiannya bekerja sendirian untuk menjaga keamanan Kota Madiun, tentunya tidak akan bisa maksimal tanpa dukungan dari tokoh-tokoh agama maupun masyarakat.

“Jadi semuanya kondusif serta dapat bekerjasama dengan baik. Bahkan tidak ada yang’ apa namanya? Menentang kebijakan kami untuk sama-sama mewujudkan Madiun yang aman dan nyaman,” tambahnya.*ly/madiuntourism.com

Keterangan Foto : Terlihat sejumlah warga tengah berolahraga di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) Kota Madiun.

error: